Standard Operating Procedure/SOP Angkutan Umum

Posting ini sekaligus menjawab pertanyaan #wuri :

Dalam konsep Buy the Service, ada kontrak layanan yang harus dipenuhi oleh pihak operator. Kontrak layanan ini mencakup juga Standard Operating Procedure (SOP) yang meliputi :

1. Standar Operasi Pelayanan dan Pengoperasian, yang meliputi : standar kendaraan (syarat umum, syarat teknis, dan perlengkapan kendaraan), standar operasi layanan (tata cara pengoperasian), standar keselamatan, standar pelayanan jasa kepada penumpang, dan standar pelaporan (mekanisme pelaporan dan evaluasi).

2. Standar Pengemudi/Pramudi, yang meliputi : standar persyaratan minimum pramudi, standar tata cara penerimaan pramudi, standar pelatihan keterampilan, standar seragam dan perlengkapan, standar pelaporan dan koordinasi.

3. Standar Perbengkelan, yang meliputi : standar dokumen bengkel, standar fasilitas bangunan, standar SDM perbengkelan, standar peralatan dan perlengkapan, standar suku cadang, standar bahan dan material, standar pelaporan.

4. Standar Administrasi, yang meliputi : standar dokumen wajib dan standar administrasi keuangan.

About these ads

2 Comments

Filed under Public Transportation

2 responses to “Standard Operating Procedure/SOP Angkutan Umum

  1. WIRZA ARIFIANTO

    Dear mas Rizki,

    Perkenalkan nama saya Wirza Arifianto, asal Sumatera Barat. Kemungkinan saya akan menangani usaha angkutan umum di daerah asal saya, yang akan dikelola secara profesional. Saya mohon kiranya dapat diberikan petunjuk/kiat2 untuk menjalankan angkutan transpostasi tersebut secara profesional,

    Hormat saya,
    Wirza Arifianto
    0818810723
    wirza_arifianto@yahoo.com.sg

  2. rizkibeo

    #Wirza,
    Wah, ini pertanyaan yg cukup sulit nih, hehehe..soalnya saya bukan pengusaha.. Mustinya pertanyaan ini ditujukan ke pengusaha transportasi yang cukup sukses, bukan ke saya..
    Tapi yang jelas begini, usaha transportasi pasti selalu berhubungan dengan Biaya Pokok (atau yg sering disebut BOK/Biaya Operasi Kendaraan). Tidak peduli apakah itu usaha penerbangan, kapal, bus, semua pasti bisa dihitung atau dikalkulasi dengan formulasi Biaya Pokok. Dalam formulasi itulah kita dapat melihat atau bermain angka dengan tingkat muat penumpang (load factor) tertentu.
    Prediksi load factor akan menentukan tingkat pendapatan/benefit, sementara Biaya Pokok adalah cost. Hitungan sederhananya : Laba = Benefit – Cost kan?
    Nah, jadi dengan prediksi load factor itulah kita bisa memainkan variabel lain dalam komponen di Biaya Pokok, apakah itu di Biaya Langsung atau Tidak Langsung, untuk menekan cost. (Tapi perlu diingat, jangan bermain dengan menurunkan variabel yang sangat penting – misalnya di komponen BBM, suku cadang, ban dll – karena itu akan mengurangi kualitas bahkan hingga safety atau keselamatan).
    Selamat berwirausaha, semoga berhasil..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s