Posting saya salin dari detiknews.com

(foto: Triyono WS)
Rabu, 10/09/2008 13:08 WIB
Jalur Mudik di Jateng
Jalur Alternatif yang Tak Menggiurkan
Triono Wahyu Sudibyo – detikNews
Semarang – Menghindari pantura Timur Jawa Tengah, bukan perkara mudah. Sebab jalur-jalur alternatif tak cukup menggiurkan.
Alternatif pertama bagi pemudik dari arah Jakarta adalah melewati Semarang ke arah Grobogan. Dari Semarang mereka harus menempuh perjalanan lebih jauh melalui Demak bagian Selatan, Grobogan, Purwodadi, Blora, dan Rembang.
Lalu lintas di jalur tersebut sejatinya cukup padat. Namun untuk menghindari kemacetan di pantura Timur, jalur dengan jalan yang agak sempit itu pantas jadi pilihan.
Alternatif kedua, pemudik bisa melewati Semarang ke arah Selatan (Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, dan Solo). Untuk menuju ke Surabaya atau Jawa Timur, dari Solo bisa langsung meneruskan ke arah Sragen, Ngawi, dan seterusnya.
Sementara bagi pemudik dari arah Timur (Surabaya), pemudik bisa mengambil arah ke kiri setelah Juwana, Pati. Jalur dengan jalan yang tak begitu lebar itu menuju Pati dan Semarang.
Pemudik yang terlanjur masuk Pati dan Kudus, bisa ambil arah ke kiri di daerah Jekulo, Kudus. Jalan tersebut merupakan alternatif menuju Semarang.(try/djo)
1 Comment
September 16, 2009 at 7:28 pm
Bos nambahin yak!
Dari arah surabaya setelah ampe tuban kota belok kiri aja menuju montong- kenduruan-jatirgo-jepon-blora-purwodadi-semarang lumayan motong banyak jalur kok. Hindari lewat malam hari, soale hutan masih lebat dan jarak antar pemukiman masih berjauhan terutama antara jatirogo-jepon. Insyaalah aman kok. jangan ambil jalur selatan utk menghindari kemacetan, terkahir kali saya mudik ke tuban perjalanan yang normal 6 jam molor jadi 10 jam, macet total. Kapok aku boss.