Bus Tabrak L-300 di Pantura Subang, 8 Tewas, 4 Luka-Luka

Bus Tabrak L-300 di Pantura Subang, 8 Tewas, 4 Luka-Luka

Jum’at, 26 September 2008 – 06:29 wib

SUBANG – Memasuki massa mudik Lebaran, sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalur Pantura Subang tepatnya di Jalan Ahmad Yani Kampung Marga Mulya Desa Ciasem Jirang Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang.

Dilaporkan, kecelakaan itu menimpa bus Puspa Jaya jurusan Yogyakarta-Lampung dan sebuah mobil L 300. Delapan orang tewas dan empat luka akibat peristiwa itu.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Irwan, kecelakaan terjadi pukul 2.30 WIB, Jumat (26/9/2008). Saat itu bus Puspa Jaya melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Saat melintas di lokasi, bus tersebut terlihat oleng dan menabrak median jalan setelah itu bus meluncur kea rah kanan. Dari arah berlawanan mobil L 300 meluncur kea rah Cirebon sehingga tabrakan pun tak terelakan.

“Saat tabrakan, mobil Mitsubshi L 300 nya sempat terdorong ke belakang,” kata Irwan yang berpedagang pecel lele di sekitar lokasi kejadian itu.

Setelah menabrak Mistusbish L-300, bus kemudian menghantam tiang listrik dan berhenti setelah menubruk tembok sebuah bengkel.

Saat ini korban tewas dibawa ke RS Sanghiang Seri Ciasem Subang, sementara korban luka dilarikan ke RS Ciereng Subang. (Annas Nasrullah/Sindo/fit)

Semua Korban Kecelakaan di Pantura Subang Penumpang L-300

Jum’at, 26 September 2008 – 07:01 wib

SUBANG – Seluruh korban di jalur Pantura Subang dini hari tadi diketahui berasal dari penumpang kendaran L-300.Para korban diketahui merupakan warga Desa Bojongkeding Kecamatan Tambak Dahan Kabupaten Subang.

Dari data yang dihimpun di lokasi, diketahui empat korban luka yaitu Aprilian (15), Saswita (38), Siti Zuleha (14), Kohar (45), dan M Komarudin. Sementara korban meninggal adalah Enya (35), darin (30), Darcim (30), Ida (50), Casdam (45), Suai (12), Tami (71) dan sopir L-300 Ujang (40).

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Kondektur bus bernama Junaedi saat ini dimintai keterangan di Polsek Ciasem.

Sementara itu bus Puspa Jaya bernomor polisi BE 3093 W masih terlihat berada di lokasi. Polisi baru dapat menyingkirkan kendaraan Mitsubishi L -300 ke Polsek Ciasem, Subang.

Lalu lintas di TKP mengalami kepadatan karena banyak warga berkerumun untuk melihat sisa-sisa kecelakaan tersebut.

Kecelakaan terjadi sekira pukul 2.30 WIB. Menurut saksi mata, peristiwa tabrakan antara bus Puspa Jaya jurusan Yogyakarta- Lampung dan Mitsubishi L-300 itu, terjadi setelah bus yang datang dari arah Cirebon oleng dan menabrak pembatas jalan meluncur ke lajur kanan. Dari arah berlawanan mobil L -300 melaju dan tak dapat menghindari bus tersebut. Dalam peristiwa itu delapan orang tewas dan empat luka-luka.(Annas Nasrullah/Sindo/fit)

Korban Tabrakan di Subang Dipastikan Dapat Santunan

Jum’at, 26 September 2008 – 07:16 wib

SUBANG – Semua korban tabrakan maut di jalur Pantura Subang pagi tadi dipastikan akan mendapat santunan dari Jasa Raharja.

Menurut petugas mobil service PT Jasa Raharja Purwakarta, Andi Nurjaman, keluarga korban meninggal akan diberikan santunan sebesar Rp25 juta sedangkan korban luka akan mendapat Rp10 juta dan Rp25 juta bagi yang mengalami cacat fisik.

Menurut petugas mobile service jasa raharja Purwakarta Andi Nurjaman, santunan itu segera direalisasikan.”Tapi kami sampai saat ini masih menunggu identitas pasti para korban,” jelasnya.

Sementara itu pihak keluarga korban yang sempat ditemui di lokasi kecelakaan menyatakan akan segera mengambil jenazah yang disemayamkan di RS Sanghian Seri Ciasem Subang menggunakan colt bak terbuka.

Kecelakaan terjadi sekira pukul 2.30 WIB di Jalan Ahmad Yani Kampung Marga Mulya Desa Ciasem Jirang Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang.

Menurut saksi mata, peristiwa tabrakan antara bus Puspa Jaya jurusan Yogyakarta- Lampung dan Mitsubishi L-300 itu, terjadi setelah bus Puspa Jaya yang datang dari arah Cirebon itu oleng dan menabrak pembatas jalan dan meluncur ke lajur kanan.

Dari arah berlawanan mobil L -300 melaju dan tak dapat menghindari bus tersebut sehingga tabrakan pun terjadi. Dalam peristiwa itu delapan orang tewas dan empat luka-luka. (Annas Nasrullah/Sindo/fit)

Sopir Bus Kecelakaan di Subang Melarikan Diri

Jum’at, 26 September 2008 – 08:57 wib

SUBANG – Sopir bus Puspa Jaya jurusan Yogyakarta-Lampung yang mengalami kecelakaan dini hari tadi dikabarkan melarikan diri setelah kecelakaan terjadi.

“Sopir bus masih jadi buron, masih dilakukan pengejaran,” kata Kapolres Subang AKBP Sugiono, Jumat (26/9/2008).

Mengenai identitas sopir tersebut, Sugiono menuturkan belum dapat diketahui. Namun pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak PO Bus Puspa Jaya di Lampung.

Seperti diberitakan, sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalur Pantura Subang tepatnya di Jalan Ahmad Yani Kampung Marga Mulya Desa Ciasem Jirang Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang. Kecelakaan itu menimpa bus Puspa Jaya jurusan Yogyakarta-Lampung dan sebuah mobil L 300.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak delapan orang tewas dan empat orang mengalami luka. (Annas Nasrullah/Sindo/lsi)

Korban Laka Subang Usai Jenguk Orang Sakit

Jum’at, 26 September 2008 – 09:21 wib

SUBANG - Sebanyak 13 orang yang menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura, Subang, dini hari tadi diketahui merupakan rombongan yang baru pulang dari menengok keluarganya yang sakit di daerah Karawang.

Belasan warga Desa Bojong Keding Kecamatan Tambak Dahan, Kabupaten Subang yang menjadi korban ini masih memiliki ikatan persaudaraan antara yang satu dengan yang lainnya. Pada Kamis (25/9/2008) kemarin, mereka menjenguk salah seorang kerabat yang menderita sakit di Kabupaten Karawang.

Nahas, perjalanan pulang mereka dari Karawang menuju tempat tinggalnya di Desa Bojong Keding berakhir pada peristiwa kecelakaan tragis sekira pukul 02.30 Wib.

“Mereka baru pulang nengok saudara di Karawang. Mereka rencananya mau pulang, tapi di perjalanan mendapat musibah,” ujar Wartam, keluarga dari salah seorang korban meninggal dunia.

Wartam mengaku, sebelum peristiwa nahas itu pihaknya tidak ada firasat apapun. Bahkan dia sendiri kaget saat mendapat kabar mengenai musibah yang dialami keluarga besarnya.

Sementara itu, delapan korban meninggal dunia yang sebelumnya dievakuasi di RS Shanghyang Seri Ciasem, telah dijemput keluarga sekira pukul 07.30 Wib. (Annas Nasrullah/Sindo/lsi)

Sumber : news.okezone.com

About these ads

Leave a comment

Filed under Public Transportation, Traffic Safety

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s