Kinerja Angkutan Umum

Bagaimana standar kinerja angkutan umum? Berikut ini dapat dilihat beberapa ragam standar kinerja angkutan umum. 

A. Parameter kinerja angkutan umum rekomendasi World Bank.

1.     Minimum Frekuensi          Rata-rata  3 – 6 kendaraan/jam, minimum 1,5 – 2 kendaraan/jam. 

2.     Waktu Tunggu          Rata-rata 5 – 10 menit,  maksimum 10 – 20 menit. 

3.     Tingkat Perpindahan          Rata-rata 0 – 1, maksimum 2. 

4.     Waktu Perjalanan          Rata-rata 1 – 1,5 jam, maksimum 2 jam.

B. Konsep Tingkat Pelayanan Angkutan Umum (Transportation Research Board, USA)

Waktu dan Jarak Berjalan Kaki

Tingkat Pelayanan

Waktu Berjalan Kaki(menit) Jarak Berjalan Kaki(meter)
A < 2 0 -100
B 2-4 101-200
C 4-7,5 201-400
D 7,5-12 401-600
E 12-20 601-1000
F >20 >1000

 Perpindahan dan Waktu Menunggu

Tingkat Pelayanan

Jumlah Perpindahan Angkutan Umum Waktu Menunggu(menit)
A 0
B 1 <5
C 1 5-10
D 1 >10
E 2  
F >2  

 Waktu Menunggu

Tingkat Pelayanan

Waktu Menunggu (menit)
  >8 9-12 13-20 >21
A 85-100% 90-100% 95-100% 89-100%
B 75-84 80-89 90-94 95-98
C 66-74 70-79 80-89 90-94
D 55-65 60-69 65-79 75-89
E 50-54 50-59 50-64 50-74
F <50 <50 <50 <50

 Headway dan Kepadatan Penduduk

Tingkat Pelayanan

Kepadatan Penduduk/km2
  >4000 3000-4000
  Headway (menit) Headway (menit)
  Sibuk Tak Sibuk Sibuk Tak Sibuk
A <2 <5 4 <9
B 2-4 15-19 5-9 10-14
C 5-9 10-14 10-14 15-19
D 10-14 15-20 15-19 20-29
E 15-20 21-30 20-30 30-60
F >20 >30 >30 >60

Tingkat Pelayanan

Kepadatan Penduduk/km2
  2000-3000 750-2000
  Headway (menit) Headway (menit)
  Sibuk Tak Sibuk Sibuk Tak Sibuk
A <9 <14 <9 <14
B 10-15 15-19 10-14 15-29
C 15-24 20-30 15-24 30-44
D 25-39 31-45 25-39 45-59
E 40-60 46-40 40-60 60-19
F >60 >60 >60 >90

 Kepadatan penumpang

Tingkat Pelayanan

Kepadatan Penumpang 
A Tempat duduk terpisah dengan sandaran yang tinggi
B Tempat duduk sejajar membujur per penumpang minimum 0,46 m2/pnp
C Tempat duduk sejajar melintang per penumpang minimum 0,46 m2/pnp
D Tempat duduk 0,28-0,46 m2/pnp atau faktor muat 100-110 %
E Faktor muat 111-125%
F Faktor muat >125%

 Indeks Waktu Perjalanan terhadap Kendaraan Pribadi

Tingkat Pelayanan

Indeks Waktu Perjalanan  Keterangan
A < 2 Indeks waktu perjalanan= waktu perjalanan
B 2-4 menggunakan angkutan umum dibagi
C 4-7,5 waktu perjalanan menggunakan angkutan pribadi
D 7,5-12  
E 12-20  
F >20  

 C. Standar Pelayanan Angkutan Umum di Indonesia (menurut SK Dirjen 687/2002)

1.    Prasyarat Umum :

a.     Waktu tunggu rata-rata 5 – 10 menit dan maksimum 10 – 20 menit.

b.    Jarak pencapaian halte 300 – 500 m (di pusat kota), dan 500 – 1000 meter (di pinggiran kota).

c.     Penggantian rute dan moda pelayanan, jumlah pergantian rata-rata 0 – 1, maksimum 2.

d.    Lama perjalanan ke dan dari tempat tujuan setiap hari, rata-rata 1 – 1,5 jam, maksimum 2 – 3 jam.

e.     Biaya perjalanan, yaitu persentase perjalanan terhadap pendapatan rumah tangga.

2.    Prasyarat Khusus:

a.     Faktor layanan.

b.    Faktor keamanan penumpang.

c.     Faktor kemudahan penumpang dalam mendapatkan bus.

d.    Faktor lintasan.

Berdasarkan keempat faktor prasyarat khusus tersebut, pelayanan angkutan umum diklasifikasikan dalam dua jenis layanan :

a.     Ekonomi : minimal tanpa AC

b.    Non Ekonomi : minimal dengan AC. 

Tabel 1. Pedoman Kualitas Pelayanan Angkutan Umum di Wilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap dan Teratur

Kualitas

Klasifikasi Pelayanan
Non Ekonomi Ekonomi
1. Kenyamanan §  Fasilitas tempat duduk disediakan

§  Juga mengangkut penumpang dengan berdiri

§  Dilengkapi AC

§  Fasilitas tempat duduk disediakan

§  Juga mengangkut penumpang dengan berdiri

§  Tanpa dilengkapi AC

2. Keamanan §  Menyediakan tempat barang/bagasi

§  Kebersihan harus terjamin

§  Awak bus terlatih dan terampil

§  Kebersihan harus terjamin

§  Awak bus terlatih dan terampil

3. Kemudahan mendapatkan bus §  Jadwal kedatangan dan keberangkatan harus terpenuhi, baik ada maupun tidak ada penumpang (tidak mengetem)

§  Lokasi terminal harus terintegrasi dengan terminal jenis kendaraan umum lainnya

§  Tempat perhentian khusus

§  Jadwal kedatangan dan keberangkatan harus terpenuhi, baik ada maupun tidak ada penumpang (tidak mengetem)

§  Lokasi terminal harus terintegrasi dengan terminal jenis kendaraan umum lainnya

§  Tempat perhentian harus tepat penempatannya agar tidak mengganggu lalulintas

4. Lintasan Pada lintasan utama kota, trayek utama dan langsung Pada lintasan utama kota, trayek cabang, ranting
5. Kendaraan §  Bus besar lantai tunggal

§  Bus besar lantai ganda

§  Bus tempel/artikulasi

§  Bus besar lantai tunggal

§  Bus besar lantai ganda

§  Bus tempel/artikulasi

§  Bus sedang

§  Bus kecil

§  MPU (hanya roda empat)

11 Comments

Filed under Public Transportation

11 responses to “Kinerja Angkutan Umum

  1. heri supriyanto

    pak,maap sblmnya…
    sbnre dksh sub folder lg bwt ank di2k bpk..khusus u/ mata kuliah yang diampu bpk.jd kmi bs msk dgn log in nim kmi..
    jd smpma pas kmi g msk kul,kmi g ktnggalan.
    palagi kmi yg angkatan2 tua..he..

    bnyk ksbukan gt pak,bantting tulang ..

  2. rizkibeo

    Ok….
    Usul yang bagus (tapi lain kali nulisnya jangan pake SMS style gitu ya, bingung bacanya..coba kalau saya tulis gini : uslygsgtbgs,nntakndiprtmbgknutkdibwtsubfldrkhsmhsklsdhadawkt,… bingung kan? itu maksudnya ‘usul yang sangat bagus, nanti dipertimbangkan untuk dibuat sub-folder khusus mahasiswa kalau sudah ada waktu…)
    Mahasiswa itu dinamis, boleh banyak kesibukan, tapi tugas utamanya tetap belajar alias kuliah..(sesuai amanah orang tua kan?)..Ridlo Allah tergantung pada ridlo orang tua…

  3. Boss mendingan buat portal aja sekalian gitu kan lebih seep smoga sukses dengan trans jogjannya

  4. rizkibeo

    Terima kasih usulnya..
    Tapi saya belum sempat ada waktu buat mikir bikin portal, mungkin nanti ‘kali ya… Soalnya kalo portal mesti harus selalu ‘up to date’ sehingga harus ada orang yang bisa mengelola secara khusus pula..
    Btw usulannya seep juga..

  5. Wuri

    Apakah standar pelayanan angkutan umum menurut SK Dirjen 687/2002 bisa digunakan pada standar pelayanan sistem buy the service?ataukah ada standar lain?

  6. rizkibeo

    #Wuri..
    Standar di dalam SK Dirjen 687/2002 adalah standar dasar, artinya standar tersebut masih dapat ditambah standar lain yang berfungsi menambah, tidak mengganti atau bertentangan. Misalnya dalam SK Dirjen tersebut disebutkan pelayanan tambahan armada ber-AC. Lalu, berapa derajar celcius suhu AC-nya? Ini tidak disebutkan, dalam arti bahwa standar suhu AC di dalam kabin bus dapat ditambahkan sesuai dengan kondisi kota. Kota bersuhu tinggi tentu saja berbeda dengan kota bersuhu rendah. Itu sekedar contoh.
    Buy the Service yang diaplikasikan di Yogyakarta memiliki beberapa standar-standar tambahan yang melengkapi standar di SK Dirjen 687/2002.

  7. Wahyudi

    Pak, kalo boleh saya mao bertanya apa artinya tingkat pelayanan A, B, C, D, E pada Transportation Research Board, USA?

  8. pak, kalau ada berapa nilai parameter pembanding untuk evluasi angkutan umum : umur angkutan pedesaan, kecepatan, utilitas, headway. trims

  9. rizkibeo

    #Wahyudi,
    Tingkat pelayanan atau LoS (Level of Service) merupakan salah satu tolok ukur kinerja. Di uraian atas sudah dijelaskan, kalo LoS A berarti nilai kinerjanya baik, E terburuk.

  10. rizkibeo

    #Fian,
    Parameter usia kendaraan tidak ada dalam evaluasi, karena di regulasi kita tidak mengenal usia kendaraan, yang ada adalah kelaikan kendaraan (sehingga perlu adanya uji kendaraan/keur).

  11. Rano

    Mas, ada standar kinerja untuk busway ga? tolong dong kasihkan cos aku perlu banget….. trims
    Beo : perlu diketahui bahwa busway adalah salah satu prasarana bus priority..sedangkan bus-nya sendiri seperti bus biasa (biasanya disebut BRT/Bus Rapid Transit), hanya saja memang ada standar kinerja yg pastinya agak lain karena perbedaan waktu tempuh dengan bus biasa (yg tidak pake busway). Tapi di Indonesia belum ada standar kinerja khusus untuk BRT, sehingga masih menggunakan pedoman SK Dirjen Hubdat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s