Mekanisme Transit dalam Trans-Jogja

Trans-Jogja sudah bergulir di Senin 18 Februari 2008 kemarin, dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya.

Beberapa pertanyaan yang masuk adalah mekanisme transit atau berpindah. Sebenarnya bagaimana sistem dan mekanisme transit dalam Trans-Jogja?

Mekanisme transit dalam Trans-Jogja ada 2 macam.

1. Berpindah Jalur.

Bila berpindah jalur dalam 1 halte, maka seluruh penumpang (baik yang single trip/sekali jalan maupun yang langganan) tidak dikenakan biaya tiket lagi.

2. Berpindah Halte untuk berpindah Jalur.

Mekanisme perpindahan halte tanpa membayar lagi hanya diakomodasi oleh sistem tiket langganan (dengan durasi waktu maksimal 1 jam). Artinya penumpang tiket langganan dapat berpindah halte ke halte seberang tanpa kena charge dalam durasi 1 jam, meskipun dia tetap harus mengetap kartu di halte tempat berpindah.

Bingung ga ya?

3 Comments

Filed under Trans Jogja

3 responses to “Mekanisme Transit dalam Trans-Jogja

  1. Terima kasih Pak untuk informasinya.

    Kalau misal berpindah jalur/halte, agar supaya tidak perlu mengeluarkan ongkos tambahan, paramternya adalah waktu kurang dari 60 menit… Berarti kondisi peralatan dalam halte kan memegang peranan penting. Bagaimana jika kondisinya adalah: peralatan di halte saat tersebut tidak berfungsi dengan baik/tidak aktif?

    Terima kasih untuk tanggapannya.

  2. Ali Rekso

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Alhamdulillah saya dapat berjumpa dengan dosen saya walaupun hanya lewat internet.
    Saya alumni T.Sipil UII angkatan 2004, sekarang bekerja di Batam sebagai Stuctural Engineer. Dulu saya sering lihat bapak di kampus dan sering baca artikel bapak di Kompas..
    Kangen sekali dengan suasana Jogja.. teringat waktu harus naik KOPATA yang amburadul dan bikin Stres…
    di Batam juga ada transportasi masal yang hampir sama persis dengan trans jogja.
    Oh ya tolong dosen yang lain agar buat blog macam bapak agar silaturahmi tetap lancar.
    Salam hormat dari muridmu…

  3. rizkibeo

    Untuk Mas Thomas, memang peralatan SMTS (Smart Mass Transit System) di halte TransJogja memegang peranan penting dalam mengontrol mekanisme tarif dan tiket. Alat main controller di halte (karena tiket TransJogja berbasis halte, bukan berbasis bus) memegang kendali utama, yang dihubungkan dengan server di MSS atau di kantor utama. Selain ter-record secara langsung (online), main controller juga merekam transaksi di alat itu sendiri. Setting waktu untuk seluruh halte juga harus sama, karena akan mengendalikan waktu transit.
    Bila alat tsb tidak berfungsi, tentu saja penumpang transit tidak akan terlayani dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s