Bus Kurnia Bakti Masuk Jurang, 7 Orang Tewas, 2 Awak Bus Jadi Korban

Kliping berita dan foto saya ambil dari detiknews.com

Rabu, 06/08/2008 14:46 WIB
Bus Kurnia Bakti Masuk Jurang
7 Orang Tewas, 2 Awak Bus Jadi Korban
Indra Subagja – detikNews

Jakarta – PO Karunia Bakti memastikan jumlah korban tewas akibat kecelakaan maut di Tapal Kuda, Cugenang, Cianjur sebanyak 7 orang. 2 di antara korban tewas itu adalah awak bus.

“Salim Sembada yang jadi kondektur dan Topan kenek,” kata petugas PO Karunia Bakti, Aceng saat dihubungi via telepon, Rabu (6/8/2008).

Aceng menambahkan, sedang 5 korban tewas lainnya yakni para penumpang bus. “Itu daerahnya curam memang. Tim dari Garut sedang berangkat ke Cianjur,” tandasnya.

Sebelumnya Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Iskandar menyatakan 6 orang tergencet bus akibat kecelakaan tersebut. Dari 6 korban itu, 3 orang tewas, lainnya masih diupayakan untuk dievakuasi.(ndr/iy)

Rabu, 06/08/2008 15:08 WIB
Ratusan Warga Turun ke Jurang Tonton Proses Evakuasi
Moksa Hutasoit – detikNews

Cianjur – Ratusan warga memadati sekitar putaran Tapal Kuda di Jl Raya Cipanas, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat. Sebagian dari mereka bahkan turun ke jurang yang mencapai kedalaman 10 meter untuk menonton proses evakuasi bus Karunia Bakti.

Pantauan detikcom Rabu ( 6/8/2008 ) pukul 15.00 WIB, arus lalu lintas ke arah Jakarta maupun ke arah Cianjur padat. Hal itu karena 3 mobil derek dari Polres Cianjur, DLLAJ Cianjur, dan Polres Sukabumi mengambil satu lajur.

Kepadatan itu bertambah karena puluhan pengendara motor berhenti di bahu jalan untuk melongok bangkai bus Karunia Bakti yang teronggok di jurang. Sejumlah mobil juga ikut-ikutan memperlambat lajunya untuk melihat.

Di lokasi, tampak sekitar 30 polisi berseragam dan sekitar 15 petugas DLLAJ yang mengatur lalu lintas.(fiq/gah)

Rabu, 06/08/2008 15:43 WIB
Sopir Bus Maut: Remnya Blong, Saya Jarang Ngebut
Indra Subagja – detikNews

Jakarta – Sopir bus maut Karunia Bakti, Erlan Bin Radin (45) mengaku masih shock. Dia tidak menyangka bus yang disopirinya bisa masuk jurang dan menyebabkan 7 orang tewas.

“Itu pas belokan remnya blong. Kalau dibanting ke kanan bisa lebih parah, banyak kendaraan lain yang melintas,” tambahnya saat berbincang dengan detikcom via telepon, Rabu (6/8/2008).

Melalui telepon genggam Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Iskandar, Erlan melanjutkan ceritanya. “Waktu berangkat dari Jakarta semua sudah dicek dan ini padahal KIR nya baru,” tambahnya.

Pria asal Garut berusia 45 tahun ini melanjutkan, saat tiba di belokan Tapal Kuda, Cugenang, Cianjur, tiba-tiba kendaraan tidak bisa mengerem. Dia pun sempat berteriak di dalam bus.

“Penumpang panik dan sempat teriak Allahu Akbar. Saya tabrakan ke jembatan besi, saya kira bisa nyangkut ternyata jadi begini,” ujar sopir yang sudah 1 tahun bertugas di PO Karunia Bakti ini.

Erlan pun mengaku bingung, kenapa peristiwa ini bisa terjadi. “Saya jarang ngebut, sekarang saya bingung, bingung sekali,” tandasnya.

Pihak PO Karunia Bakti membenarkan Erlan bukan tipe sopir yang suka ngebut. Ia dikenal sebagai sopir ‘boyot’ alias lambat.(ndr/iy)

Leave a comment

Filed under Traffic Safety

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s