Kecelakaan Pesawat Spanair Boeing MD-82 di Madrid Spanyol

BERITA UPDATED KECELAKAAN SPANAIR

Berikut saya unduh berita tentang kecelakaan pesawat udara di Bandara Barajas, Madrid Spanyol hari Rabu 20 Agustus 2008 kemarin. Berita2 saya salin dari berbagai sumber (detiknews.com, okezone.com, liputan6.com) berdasarkan urutan waktu dari yang updated. Foto2 dari berbagai sumber.

Spesifikasi pesawat ada di tulisan saya yang lain, seperti di sini dan di sini.

Technical data saya unduh di sini, sedangkan berita2 lain terkait ada di kategori “Air Transport”.

Statistik kecelakaan pesawat seri MD dapat dilihat di sini.

Profile airliner Spanair dapat dilihat di sini. (english version).

Video-video kecelakaan spanair dapat dilihat di sini.

Lokasi kecelakaan di bandara Barajas. Denah bandara dapat dilihat pada gambar berikut ini (sumber : CNN)

23/08/2008 06:01 Kecelakaan Pesawat
Sudah 80 Korban Spanair Teridentifikasi

Liputan6.com, Madrid: Proses indentifikasi korban kecelakaan pesawat Spanair terus dilakukan. Seperti dikutip kantor berita CNN, baru 80 dari 153 jasad yang ditemukan telah teridentifikasi hingga Jumat ( 22/8 ). Sekitar 35 jasad telah diserahkan ke pihak keluarga. Namun identitas korban belum dipublikasikan.

Menurut pakar DNA asal Institut Ilmu Forensik dan Toksikologi Madrid, Antonio Alonso, seluruh jasad akan dapat diidentifikasi dalam beberapa hari mendatang dengan metode identifikasi DNa. Metode identifikasi ini diperlukan mengingat kondisi jasad yang umumnya terbakar tidak memungkinkan dilakukannya identifikasi sidik jari.

Sementara itu, dirilis sebuah rekaman video amatir yang diambil beberapa menit setelah pesawat jatuh. Pesawat Spainair jenis MD-82 dengan nomor penerbangan JK-5022 itu gagal lepas landas dan terjatuh keluar landasan Bandar Udara Barajas, Madrid, Spanyol, Rabu lalu.

Dari 162 penumpang dan 10 awak serta tujuh penumpang asal pesawat Lufthansa bernomor penerbangan 2554, hanya 19 orang yang selamat. Korban luka hingga kini masih dirawat di rumah sakit setempat. Mereka umumnya mengalami luka bakar serius.(TOZ)

Jumat, 22/08/2008 09:55 WIB
Tragedi Pesawat Spanyol, Ada Pria Ingin Turun Tapi Dilarang

Rita Uli Hutapea – detikNews

Madrid – Kecelakaan tragis yang menewaskan 153 penumpang pesawat Spanair di Madrid, Spanyol meninggalkan banyak kisah sedih dan mengharukan.

Seorang penumpang yang tewas dalam peristiwa mengerikan itu sempat ingin turun dari pesawat naas tersebut. Namun pria itu dilarang oleh kru pesawat.

Seperti telah diberitakan, sekitar sejam sebelum kecelakaan, pesawat naas itu sempat batal lepas landas karena masalah teknis. Pesawat pun sempat diperiksa sebelum kemudian kembali mencoba lepas landas untuk kedua kalinya dan jatuh secara mengenaskan.

Pria bernama Ruben Santana Mateo itu sebenarnya ingin langsung meninggalkan pesawat ketika pesawat MD-82 itu batal lepas landas.

Beberapa jam sebelum dia tewas dalam tragedi itu, Ruben mengirimkan pesan singkat SMS ke istrinya, Maria. “Sayangku, ada masalah dengan pesawat,” bunyi SMS Ruben seperti diungkapkan putranya dan diberitakan harian The Telegraph, Jumat ( 22/8/2008 ).

Maria pun segera menelepon suaminya dan menyuruhnya turun dari pesawat. Namun pria itu mengatakan pada istrinya, “Mereka tidak membolehkan saya turun.”

Dia pun disuruh kembali ke kursinya. Tak lama kemudian dia pun tewas bersama ratusan orang lainnya.(ita/iy)

Jumat, 22/08/2008 07:58 WIB
Korban Pesawat Madrid
Bantuan KBRI untuk Identifikasi Jenazah Nguni Ditolak
Moksa Hutasoit – detikNews

Jakarta – Pemerintah Spanyol hingga saat ini masih mengidentifikasi seluruh jenazah korban pesawat Spanair. Spanyol menolak bantuan Indonesia untuk membantu proses identifikasi.

“Kita tawarkan bantuan. Misalnya untuk membantu identifikasi ciri-ciri korban WNI yang jadi korban, tapi mereka menolak,” kata Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah saat dihubungi detikcom, Jumat ( 22/8/2008 ) pagi.

Menurut Faizasyah, bantuan kepada Spanyol datang juga dari negara-negara sahabat, namun juga tidak diterima.

Lebih lanjut Faizasyah menjelaskan kalau seluruh jenazah dikumpulkan di sebuah lokasi dekat bandara.

“Di daerah emergency investigation. Dilokalisir di suatu tempat,” pungkasnya.

Kecelakaan pesawat naas itu terjadi di Bandara Internasional Barajas, Madrid, pada Rabu 20 Agustus pukul 14.45 waktu setempat. Pesawat Boeing bernomor penerbangan JK5022 yang hendak menuju Las Palmas, Canary Islands, ini gagal lepas landas.

Dari 172 penumpang dan kru pesawat, 153 orang dinyatakan tewas. Dalam konferensi persnya, Menteri Perhubungan Alvarez menyebut 19 orang yang selamat dilaporkan terluka parah.(mok/nrl)

Jumat, 22/08/2008 07:17 WIB
Kecelakaan Spanair di Madrid
Selamatkan 3 Bocah, Pemadam Kebakaran Dipuji Sebagai Pahlawan
Irwan Nugroho – detikNews


Foto Reuters
Jakarta – Fransizco Martinez, seorang petugas pemadam kebakaran, berhasil menyelamatkan tiga bocah setelah pesawat Spanair jatuh dan terbakar di Bandara Internasional Barajas, Madrid, Spanyol. Dia pun dipuji sebagai pahlawan.Sebanyak 153 dari 172 penumpang dan awak pesawat tewas dalam kecelakaan yang terjadi Rabu, 20 Agustus itu. Mayoritas jenazah sulit diidentifikasi, karena tubuh mereka hangus terpanggang.

Martinez menuturkan, ketika mendekat ke pesawat dengan nomor penerbangan JK 5022 itu, dia melihat seorang penumpang wanita bernama Amalia Filloy. Filloy meminta agar anaknya, Maria, diselamatkan dari kobaran api.

“Ibunya menyerahkan anak perempuannya kepada kami… dan wanita itu bertahan. Pada awalnya hanya ada beberapa petugas saja,” kata Martinez seperti dikutip dari AFP, Kamis ( 21/8/2008 ).

Maria menumpang pesawat itu bersama ibu, ayah, dan kakak perempuannya. Keluarga ini hendak pulang ke Canary Islands setelah berlibur dari kampung halaman mereka di Spanyol.

Ayah Maria, Jose Alonso, selamat dan dirawat di rumah sakit akibat tulang pinggulnya retak. Sedangkan nyawa ibu dan kakaknya tidak tertolong.

“Gadis itu (Maria) mengalami disorientasi total. Dia tidak mengeluh atau berbicara, meskipun menderita luka yang serius,” ungkap Martinez kepada Radio Casadena Ser.

Tercatat, hanya 16 penumpang asal Canary Islands yang masih hidup dalam kecelakaan pesawat Boeing MD-82, yang memang bertujuan ke wilayah itu.

Martinez juga menyelamatkan dua anak laki-laki, masing-masing berumur enam dan delapan tahun. Bocah yang berusia enam tahun masih tak sadarkan diri akibat luka di wajahnya.

“Pria pemadam kebakaran itu menjadi pahlawan hari ini,” tulis surat kabar El Mundo edisi online memuji perjuangan Martinez.(irw/nrl)

Jumat, 22/08/2008 02:12 WIB
94 Jenazah Korban Spanair Akan Dites DNA
Irwan Nugroho – detikNews

Madrid – Mayoritas tubuh korban kecelakaan pesawat Spanair MD-82 di Madrid, Spanyol, hangus terbakar. Karena itu, tes DNA akan dilakukan untuk mengidentifikasi jenazah.

Deputi Perdana Menteri Spanyol, Maria Teresa Fernandez de la Vega, mengatakan korban tewas dalam kecelakaan itu berjumlah 153 orang. Demikian seperti dikutip dari AFP, Kamis ( 21/8/2008 ).

Menurutnya, 59 korban memungkinkan untuk diidentifikasi dengan mengambil sidik jari jenazah. Sementara itu, tes DNA diperlukan untuk mengidentifikasi 94 korban lainnya, karena kondisi tubuh mereka yang hangus.

Kecelakaan maut itu terjadi di Bandara Internasional Barajas, Madrid, pada Rabu 20 Agustus pukul 14.45 waktu setempat. Pesawat Boeing bernomor penerbangan JK5022 yang hendak menuju Las Palmas, Canary Islands, ini gagal lepas landas. Sebelumnya pesawat itu mengalami delay karena alasan teknis.

Dari 172 penumpang dan kru pesawat, 153 orang dinyatakan tewas. Dalam konferensi persnya, Menteri Perhubungan Alvarez menyebut 19 orang yang selamat dilaporkan terluka parah.(irw/mok)

Kamis, 21/08/2008 17:12 WIB
Korban Pesawat Madrid
Nguni Toka Rondonuwu Seorang Pelaut
Ken Yunita – detikNews

Jakarta – Warga Negara Indonesia (WNI) yang turut tewas dalam kecelakaan pesawat di Madrid, Spanyol bernama Nguni Toka Rondonuwu. Pria berusia 30 tahun itu seorang pelaut.

“Dia itu kebetulan bekerja di kapal. Kapalnya ada di Spanyol,” kata Paman Nguni, Toar kepada detikcom, Kamis ( 21/8/2008 ).

Toar , Nguni yang sehari-hari akrab disapa Joy itu telah bekerja di kapal pesiar selama 10 tahun. Sebagai pelaut, Joy yang belum berkeluarga itu memang jarang sekali pulang.

Joy menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan pesawat Spanaair saat take off dari Madrid menuju daerah wisata Canary Islands. Sedikitnya 153 orang tewas dalam kecelakaan terparah di Spanyol sejak 20 tahun lalu itu.(ken/iy)

Kamis, 21/08/2008 17:02 WIB
Korban Pesawat Madrid
Deplu Siap Berangkatkan Keluarga Nguni Toka Rondonuwu ke Spanyol
Nala Edwin – detikNews

Jakarta – Departemen Luar Negeri mempersiapkan keberangkatan keluarga Nguni Toka Rondonuwu menuju Spanyol. Toka adalah salah seorang korban kecelakaan pesawat Spanair di Madrid yang menewaskan 153 orang.

“Kita belum tahu siapa anggota keluarga yang akan berangkat ke Spanyol, karena kita juga baru menghubunggi mereka,” kata Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah pada detikcom, Kamis ( 21/8/2008 ).

Menurut Faizasyah proses identifikasi korban diperkirakan akan memakan waktu dua hari. Keluarga korban juga dapat dilibatkan untuk proses identifikasi jenazah ini.

“Kalau mereka dibutuhkan untuk identifikasi, keluarga akan ke sana lebih cepat,” katanya.

Kecelakaan maut itu terjadi di Bandara Internasional Barajas, Madrid. Pesawat Boeing MD-82 bernomor penerbangan JK5022 dengan tujuan Las Palmas, Canary Islands, ini gagal lepas landas pada 20 Agustus pukul 14.45 waktu setempat. Sebelumnya pesawat itu mengalami delay karena alasan teknis.

Dari 172 penumpang dan kru pesawat, 153 orang dinyatakan tewas. Dalam konferensi persnya, Menteri Perhubungan Alvarez menyebut 19 orang selamat dilaporkan terluka parah. (nal/nrl)

Kamis, 21/08/2008 10:36 WIB
Sebelum Kecelakaan, Pesawat Sempat Batal Lepas Landas
Rita Uli Hutapea – detikNews

Madrid – Sebab-sebab kecelakaan pesawat Spanair di Madrid, Spanyol masih belum jelas. Namun tak lama sebelum peristiwa tragis itu, pesawat MD-82 tersebut sempat menunda lepas landas di Bandara Barajas, Madrid karena masalah teknis yang tidak disebutkan.

Pesawat itu pun terpaksa kembali ke gerbangnya di bandara tersebut untuk diperiksa setelah urung lepas landas. Para penumpang diingatkan bahwa mereka mungkin akan diminta untuk turun dan berganti pesawat.

Namun ternyata, kurang dari sejam kemudian, pesawat naas itu kembali mencoba untuk lepas landas. Upaya itu berakhir tragis. Demikian seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Kamis ( 21/8/2008 ).

Sebanyak 153 orang tewas dalam peristiwa mengenaskan itu. Tubuh mereka gosong terbakar. 19 orang lainnya selamat namun menderita luka-luka. Tapi 8 orang di antaranya saat ini dalam kondisi kritis.

Kecelakaan ini terjadi hanya beberapa jam setelah pilot-pilot maskapai Spanair mengancam akan melakukan aksi mogok kerja. Maskapai Spanyol tersebut memang tengah dirundung masalah. Belakangan ini maskapai tersebut mengalami kerugian besar. Pesawat naas itu dipenuhi penumpang yang akan berlibur ke Las Palmas di Kepulauan Canary.

Para pemilik maskapai bahkan berusaha menjualnya. Spanair memiliki 327 penerbangan setiap harinya (42 penerbangan carter dan 285 terjadwal). Maskapai tersebut memiliki 63 pesawat dan 3.524 pegawai.(ita/iy)

Spanair Meledak Saat Take Off Kedua
Kamis, 21 Agustus 2008 – 11:02 wib
Lusi Catur Mahgriefie – Okezone
MADRID – Hingga kini penyebab kecelakaan pesawat Spanair MD-82 belum diketahui. Menurut kesaksian, pesawat tersebut mengeluarkan asap sesaat setelah pesawat tujuan Canary Island itu belok ke kanan.Menteri Pembangunan Magdalena Alvarez menuturkan, saat belok ke kanan, pesawat tiba-tiba mengeluarkan asap dan hancur menjadi beberapa bagian. Ini seperti dilansir AP, Kamis ( 21/8/2008 ).

Sementara dari Scandinavian Airlines, selaku perusahaan pemilik Spanair mengatakan belum dapat memastikan apa penyebab kecelakaan tersebut. Sedangkan Alvarez menegaskan, ini hanya sebuah kecelakaan jadi tidak ada pihak yang harus disalahkan.

“Saat ini data penerbangan pesawat dan rekaman suara cockpit sedang diperiksa,” ucapnya.

Mengutip keterangan juru bicara Spanair Susana Vergara, sebelum lepas landas, sang pilot melaporkan mengenai ukuran baku antara temperatur di luar pesawat dan di dalam. Saat temperatur disesuaikan, penerbangan sempat ditunda.

“Kecelakaan terjadi saat pesawat lepas landas untuk yang kedua kalinya,” tambah Susan.

Kecelakaan yang terjadi di Bandara Internasional Barajas, Madrid, pada Rabu 21 Agustus ini merupakan kecelakaan terbesar setelah sebelumnya Boeing 747 meledak dan menewaskan 181 orang pada 1983. Lalu pada 1985 Iberia Boeing 727 meledak di Bilbao yang menewaskan 148 orang.

Tercatat, satu warga negara Indonesia (WNI) menjadi salah satu korban pesawat tragis itu. (lsi)

Kamis, 21/08/2008 10:29 WIB
WNI Korban Pesawat di Madrid Diyakini Nguni Toka Rondonuwu

Nurul Hidayati – detikNews

Jakarta – WNI yang turut tewas dalam kecelakaan pesawat di Madrid, Spanyol, berinisial NTR. Diyakini NTR adalah inisial dari Nguni Toka Rondonuwu.

Dalam manifes penumpang pesawat Spanair yang mengalami musibah saat take off, nama Nguni Toka Rondonuwu tertulis dengan nama Rondonuwu/Nguni Toka. Manifes itu termuat dalam website Spanair bertanggal 20 Agustus 2008 dan nomor pesawat JK 5022.

Namun dalam manifes itu tidak tertulis keterangan lainnya, seperti alamat dan nomor kursi di pesawat.

Sebelumnya, Deplu menyatakan, WNI yang menjadi korban tewas Spanair tengah melakukan perjalanan menuju tempat bekerjanya. Pesawat itu mengalami kecelakaan saat hendak take off dari Madrid menuju daerah wisata Canary Islands. Sedikitnya 153 orang tewas dalam kecelakaan terparah di Spanyol sejak 20 tahun lalu itu.

(nrl/iy)

Kamis, 21/08/2008 09:59 WIB
Penyebab Kecelakaan Tragis Pesawat Spanyol Masih Misterius
Rita Uli Hutapea – detikNews

Madrid – Kecelakaan tragis yang menewaskan 153 orang di bandara Madrid, Spanyol terjadi ketika pesawat akan lepas landas. Sebab-sebab peristiwa maut itu belum jelas.

Menteri Transportasi Spanyol Magdalena Alvarez mengatakan, pesawat MD-82 milik maskapai Spanair tersebut baru saja lepas landas. Namun tidak jelas apakah roda belakang pesawat telah terangkat dari landasan saat kecelakaan itu terjadi.

Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis ( 21/8/2008 ).

Menurut media Spanyol, mesin kiri pesawat terbakar saat lepas landas dan pesawat yang tidak stabil itu pun tergelincir jatuh ke kanan landasan. Setelah itu pesawat terbakar hebat. Kobaran api dengan cepat menjalar ke seluruh pesawat.

Sejumlah pakar menuturkan, kebakaran di mesin pesawat saja tidak cukup untuk menjelaskan kecelakaan mengerikan itu. Pasti ada sebab-sebab lain di balik itu.

Kedua kotak hitam pesawat telah ditemukan dan akan dianalisa. Alvarez mengatakan, akan dilakukan penyelidikan mendalam untuk menghindari kecelakaan serupa terjadi lagi.

Menteri Komunikasi Spanyol Nieves Goicoechea menolak kemungkinan adanya aksi terorisme dalam peristiwa itu. Dikatakannya, tak ada keraguan kalau itu semata-mata kecelakaan.(ita/iy)

Kamis, 21/08/2008 09:40 WIB
Horor di Bandara Madrid, Tubuh Penumpang Gosong Terbakar
Rita Uli Hutapea – detikNews

Madrid – Tragedi kecelakaan pesawat di Madrid, Spanyol benar-benar mengerikan. Dari 162 penumpang dan 10 kru pesawat, hanya 19 orang yang selamat meski menderita luka-luka. Namun 8 orang di antaranya dalam kondisi sangat kritis.

Demikian disampaikan kepala dinas emergensi dan penyelamatan di Madrid, Ervigio Corral seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Kamis ( 21/8/2008 ).

Dalam kecelakaan tragis itu, sebanyak 153 orang tewas secara mengenaskan. Tubuh mereka gosong dilumat api. Seorang perwira polisi menuturkan, tubuh-tubuh penumpang sangat panas hingga ketika disentuh, tangan pun seperti terbakar.

Kondisi pesawat Spanair MD-82 itu pun sangat mengenaskan. Pesawat hancur terbakar. “Pesawat hancur, penuh dengan mayat,” kata seorang anggota Guardia Civile, otoritas penerbangan sipil Spanyol.

“Mengerikan, semuanya terbakar. Ini horor, saya tak bisa katakan, saya tak bisa katakan!” serunya. “Itu seperti neraka, belum pernah saya melihat seperti itu. Tubuh-tubuh mendidih. Kami bahkan terbakar saat berusaha mengangkat mereka,” imbuhnya.

Para keluarga korban terus berdatangan ke bandara untuk melihat anggota keluarga mereka yang menjadi korban dalam peristiwa mengerikan yang terjadi pada Rabu, 20 Agustus sekitar pukul 14.45 waktu setempat.

Kecelakaan yang terjadi di Bandara Internasional Barajas, Madrid, ini merupakan kecelakaan terburuk dalam 20 tahun terakhir di Spanyol.
(ita/iy)

Kamis, 21/08/2008 08:59 WIB
Identifikasi WNI Korban Pesawat di Madrid Perlu Waktu 2 Hari
Shohib Masykur – detikNews

akarta – Hasil identifikasi WNI yang menjadi korban kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Barajas, Madrid, Spanyol, baru diketahui 2 hari lagi. Alasannya, kondisi korban agak sensitif.

“Berdasarkan keterangan Depnaker (Indonesia), identitas korban bisa diketahui. Tapi perlu 2 hari untuk bisa dipastikan dan dirilis karena kondisi jenazah agak sensitif sehingga perlu waktu untuk mengidentifikasi secara tuntas,” jelas Jubir Deplu Teuku Faizasyah pada detikcom, Kamis ( 21/8/2008 ).

Menurut Faizasyah, pemberitahuan pertama kali akan dilakukan terhadap pihak keluarga korban. Namun hingga pukul 08.25 WIB, pihaknya belum bisa menemukan alamat keluarga korban.

“Kita masih mencoba menghubungi melalui agen yang mengirimkan yang bersangkutan ke wilayah Spanyol,” kata Faizasyah. WNI tersebut berada di Madrid dalam rangka bekerja di suatu tempat.(sho/nrl)

Kamis, 21/08/2008 08:53 WIB
WNI Korban Kecelakaan Pesawat di Madrid Laki-laki
Shohib Masykur – detikNews

Jakarta – Kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Barajas, Madrid, Spanyol, membawa korban 1 orang WNI berinisial NTR. Pihak Departemen Luar Negeri memastikan korban berjenis kelamin laki-laki.

“Korban berinisial NTR berjenis kelamin laki-laki,” kata Jubir Deplu Teuku Faizasyah, saat dihubungi detikcom, Kamis ( 21/8/2008 ) pukul 08.25 WIB.

Sebelumnya, Faiza belum bisa memastikan jenis kelamin korban. Korban tewas tersebut berusia sekitar 30 tahun.

Ditanya soal proses pemulangan jenazah NTR, Faiza belum bisa memastikan. “Saya belum tahu bagaimana persisnya,” jawabnya.

KBRI di Madrid terus bekerja keras memantau kecelakaan pesawat yang menewaskan 153 orang itu. “Staf KBRI sudah sejak awal di airport untuk memastikan ada tidaknya korban dari WNI. Mereka cek ke manifes pesawat dan kursi penumpang, ada 1 nama WNI,” beber Faiza.

(sho/nrl)

Kamis, 21/08/2008 07:41 WIB
WNI Korban Pesawat di Madrid Berinisial NTR
Didi Syafirdi – detikNews

Jakarta – Seorang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban tewas dalam kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Barajas, Madrid, Spanyol.

“Inisialnya NTR,” ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah, saat dihubungi detikcom, Kamis ( 21/8/2008 ) pukul 07.15 WIB.

Faiza tidak menyebutkan jenis kelamin maupun usia korban. Saat ini, lanjut dia, identitas korban belum bisa diberikan secara lengkap karena permintaan maskapai (Spanair).

NTR selama ini berada di Madrid untuk bekerja. “Saat ini kita masih mencari alamat, dan kontak dari keluarga korban. Belum ada pihak keluarga yang menghubungi,” imbuhnya.

Menurut Menteri Transportasi Spanyol, Magdalena Alvarez, korban tewas dari kecelakaan pesawat Spanair berjenis Boeing MD-82 dengan nomor penerbangan JK5022 itu telah mencapai 153 orang.

(fiq/nrl)

Kamis, 21/08/2008 07:26 WIB
1 WNI Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Madrid
Didi Syafirdi – detikNews

Jakarta – Seorang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban tewas dalam kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Barajas, Madrid, Spanyol.

“Satu orang korban orang Indonesia,” ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah, saat dihubungi detikcom, Kamis ( 21/8/2008 ) pukul 07.15 WIB.

Faiza tidak menyebutkan jenis kelamin maupun usia korban. Saat ini, lanjut dia, identitas korban belum bisa diberikan secara lengkap karena permintaan maskapai (Spanair).

Menurut Menteri Transportasi Spanyol, Magdalena Alvarez, korban tewas dari kecelakaan pesawat Spanair berjenis Boeing MD-82 dengan nomor penerbangan JK5022 itu telah mencapai 153 orang.
(did/fiq)

Kamis, 21/08/2008 06:31 WIB
Kecelakaan Pesawat di Madrid Tewaskan 153 Orang
Rafiqa Qurrata A – detikNews


Foto: AFP
Madrid – Jumlah korban tewas akibat kecelakaan pesawat di Madrid, Spanyol, terus bertambah. Menteri Transportasi Spanyol menyebut korban tewas telah mencapai 153 orang.Kecelakaan yang terjadi di Bandara Internasional Barajas, Madrid, ini merupakan kecelakaan terburuk dalam 20 tahun terakhir di Spanyol. Demikian diberitakan AFP, Kamis ( 21/8/2008 .

Menurut Menteri Transportasi Spanyol, Magdalena Alvarez, dari 172 penumpang dan kru pesawat, 153 orang dinyatakan tewas. Dalam konferensi persnya, Alvarez menyebut 19 orang dilaporkan terluka parah.

Pesawat milik maskapai Spanair ini berjenis Boeing MD-82 dan bernomor penerbangan JK5022. Pesawat dengan tujuan Las Palmas, Canary Islands ini gagal lepas landas pada pukul 14.45 waktu setempat.

Akibat dari kecelakaan itu, sejumlah kedatangan dibatalkan dan dibatasi. Sekitar 30 penerbangan juga ditunda hingga lebih dari 7 jam.
(fiq/did)

Kamis, 21/08/2008 01:23 WIB
45 Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Madrid
Didi Syafirdi – detikNews


foto : Reuters.

Madrid – Sedikitnya 45 orang tewas dalam kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Barajas, Madrid, Spanyol. Namun sumber dari bagian gawat darurat menyebut korban tewas mencapai 150 orang.

Pesawat milik maskapai Spanair ini jatuh saat berupaya take-off. Asap tebal pun membubung dari pesawat Boeing MD-82 bernomor penerbangan JK5022 yang hendak terbang ke Las Palmas, Canary Islands ini.

Pihak Spanair menyebut pesawat ini mengangkut 164 penumpang dan 9 kru. Jumlah korban tewas masih simpang siur. Pemerintah setempat mengkonfirmasi 45 korban tewas, 19 orang terluka parah dan 35 lainnya selamat saat kecelakaan yang terjadi Rabu 20 Agustus 2008.

Namun sumber dari unit gawat darurat menyebut korban tewas jauh lebih banyak, yaitu mencapai 150 orang. Hanya 25 orang yang dilaporkan selamat. Di sekitar runway, ada sekitar 20 ambulans dan sejumlah kendaraan pemadam kebakaran.

“Mereka mengangkut mayat yang terkena luka bakar. Pesawat itu benar-benar sudah rusak,” kata sumber itu seperti diberitakan Reuters, Kamis ( 21/8/2008 ).

Sementara itu di Bandara Las Palmas, di kepulauan Gran Canaria, puluhan keluarga korban terus berdatangan. Didampingi petugas palang merah, mereka dibawa ke ruangan khusus yang jauh dari buruan pers.
(fiq/fiq)

Leave a comment

Filed under Air Transport

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s