9 Gerbong KA Barang Anjlok di Tengah Jembatan Kertosono

Posting saya salin dari surabaya.detik.com.

Jumat, 29/08/2008 01:56 WIB
9 Gerbong KA Barang Anjlok di Tengah Jembatan Kertosono
Budi Sugiharto – detikSurabaya

Surabaya – Kereta api barang 3502 yang melaju dari Madiun menuju Surabaya mengalami kecelakaan di Kertosono, Jawa Timur, Kamis ( 28/8/2008 ) malam. 9 gerbong dari 14 gerbong yang dalam kondisi kosong anjlok tepat di tengah jembatan Sungai Brantas.

Beruntung jembatan tersebut model kurung atau berpagar. Sehingga selamat tak sampai nyemplung sungai. “Tidak ada korban jiwa,” kata Sugeng Priyono, Humas PT KA Daops VIII kepada detiksurabaya.com, Jumat ( 29/8/2008 ).

Hingga pukul 01.50 WIB, upaya evakuasi sedang dilakukan. Regu penolong didatangkan dari Madiun dan Surabaya. Sugeng belum bisa mengetahui penyebabnya karena saat ini kosentrasi utama adalah evakuasi.

“Tunggu dulu. Setelah evakuasi baru akan dilakukan penelitian,” kata Sugeng yang mengaku bahwa lokasi kejadian sebenarnya masuk sudah masuk wilayah Daops VII Madiun itu.
(gik/gik)

Jumat, 29/08/2008 02:20 WIB
9 Gerbong Anjlok di Kertosono
Jalur Kereta Api Surabaya-Jakarta Lintas Selatan Lumpuh
Budi Sugiharto – detikSurabaya

Surabaya – Anjloknya 9 gerbong kereta api barang di atas jembatan Sungai Brantas, Kertosono, Jawa Timur melumpuhkan kereta api jurusan Surabaya-Jakarta jalur selatan.

Semua kereta baik dari Malang atau Surabaya yang akan ke Jakarta dialihkan melalui jalur utara.Rute barunya Pasar Turi Surabaya-Bojonegoro-Cepu-Gambringan-Gundi-Solo-Yogyakarta selanjutnya langsung ke Jakarta.

“Semua kereta yang datang maupun berangkat di jalur selatan pagi ini dialihkan lewat Gambringan semua,” kata Sugeng Priyono, Humas PT KA Daops VIII kepada detiksurabaya.com, Jumat (29/8/2008) dinihari.

Kereta yang dialihkan antara lain Agrowilis, Sancaka, Mutiara Selatan, Bima dan Turangga. “Sedangkan Kamis malam tadi ada 1 kereta yang gagal melintas yaitu KA Gajayana dari Malang ke Jakarta. KA ini tertahan di Purwoasri. Sehingga penumpangnya terpaksa dialihkan dengan menggunakan bus,” terang Sugeng.

Seperti diberitakan KA barang 3502 dari Madiun yang akan ke Surabaya menarik 14 gerbong yang dalam keadaan kosong. Namun saat melintas di atas jembatan Kertosono, 9 gerbongnya anjlok, Kamis ( 28/8/2008 ) malam.
(gik/gik)

Jumat, 29/08/2008 02:41 WIB
Sehari Setelah PT KA Dipuji Menhub, Eh.. 9 Gerbong Anjlok
Budi Sugiharto – detikSurabaya

Surabaya – Anjloknya KA barang 3502 di atas jembatan Sungai Brantas, Kertosono cukup mengejutkan. Sebab, peristiwa ini terjadi hanya selang sehari setelah Menteri Perhubungan Djusman Syafi’i Jamil memberi pujian kesiapan PT KA untuk lebaran. Saat sidak di Kediri, Menhub mengaku cukup puas dengan kesiapan PT KA.

“Persiapan PT KA sangat baik. Ini saya lihat dalam perjalanan dengan kereta api ini, dan saya tidak merasakan adanya hal-hal yang membahayakan,” kata Djusman Syafi’i Jamil kepada detiksurabaya.com saat singgah di Stasiun Kereta Api Kediri Kota, di tengah-tengah perjalanan sidaknya pada Rabu (27/8/2008) lalu.

Menurut Djusman, selama perjalanan itu pula dia mendapatkan banyak penjelasan dari Direktur Utama PT KA Roni Wahyudi terkait berbagai persiapan menyambut datangnya musim mudik lebaran.

“Saya diberi informasi jika untuk keamanan telah dilakukan penambahan 600 personel penjaga perlintasan, dan ada penambahan gerbong seanyak 67 unit. Jelas itu satu kesiapan yang sangat baik,” imbuh Djusman saat itu.

Ketika ditanya terkait faktor human error, yang selama ini sering mengakibatkan terjadinya kecelakaan kereta api, Djusmas mengaku hal tersebut mungkin akan dapat ditekan dalam pelaksanaan musim mudik tahun ini.

Perlu diketahui dari 14 gerbong barang yang kondisinya kosong, 9 diantaranya anjlok pada Kamis (28/8/2008) malam tepat saat melintas di atas jembatang yang membentang di atas Sungai Brantas. Akibat anjloknya kereta yang berangkat dari Madiun menuju ke Surabaya mengakibatkan jalur kereta api Surabaya-Jakarta maupun Malang-Jakarta praktis lumpuh.

PT KA Daops VIII Surabaya untuk sementara mengalihkan semua perjalanan kereta lintas Selatan melalui jalur utara. “Sementara ini yang bisa kita lakukan pengalihan lewat utara sembari menunggu proses evakuasi gerbong yang anjlok,” kata Sugeng Priyono, Humas Daops VIII kepada detiksurabaya, Jumat ( 29/8/2008 ).(gik/gik)

Jumat, 29/08/2008 03:07 WIB
Evakuasi KA Barang Anjlok di Kertosono Butuh 24 Jam Lebih
Budi Sugiharto – detikSurabaya

Surabaya – Upaya evakuasi 9 gerbong kereta barang 3502 yang anjlok cukup menyulitkan petugas PT KA untuk mengevakuasi dengan cepat. Sebab lokasi yang berada di atas jembatan yang membentang di atas Sungai Brantas, Kertosono ini terpaksa dilakukan secara manual.

Keterangan itu disampaikan Humas PT KA Daops VIII Surabaya, Sugeng Priyono. Meski lokasi bukan di wilayah kerjanya namun karena wartawan banyak menghubunginya maka diapun terpaksa memberikan keterangan peristiwa anjloknya kereta barang yang terjadi pada Kamis ( 28/8/2008 ) malam itu.

“Saya perkirakan evakuasi akan membutuhkan lebih 1×24 jam. Sebab medannya cukup sulit. Karena posisi di jembatan maka alat kita harus menopang di mana, jadi harus dilakukan secara manual,” katanya saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat ( 29/8/2008 ) dinihari.

Menurut Sugeng, upaya evakuasi ini sudah mendatangkan regu penolong dari Surabaya dan Daops VII Madiun. “Sekarang sudah dimulai proses evakuasinya. Tapi ya karena medan yang sulit akan membutuhkan waktu lama,” tambahnya. Maka itu kata dia, semua kereta yang melintas selatan akan dialihkan utara. (gik/gik)

Jumat, 29/08/2008 03:28 WIB
9 Gerbong Anjlok di Kertosono
Rel Patah 1 Meter, PT KA Tepis Dugaan Sabotase
Budi Sugiharto – detikSurabaya

Surabaya – Penyebab anjloknya 9 Gerbong Kereta Api (KA) barang di tengah jembatan di Kertosono, Jawa Timur masih belum diketahui. Namun di lokasi, ditemukan rel yang kondisinya patah sepanjang 1 meter.

Apakah patahnya rel ini sebagai penyebab atau justru imbas dari kerasnya gesekan roda kereta saat anjlok, PT KA belum bisa memberikan kepastian.

“Memang benar ada rel yang putus atau patah 1 meter. Tapi apa itu penyebab atau akibat masih diteliti,” ungkap Humas PT KA Daops VIII Surabaya, Sugeng Priyono saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat ( 29/8/2008 ) dinihari.

Sugeng juga enggan menanggapi adanya dugaan unsur sabotase yang bertujuan untuk membuat resah masyarakat menjelang arus mudik lebaran. “Nggak mungkin! PT KA akan menyelidiki dulu kejadian itu untuk memastikan sebab musababnya secara pasti,” jawabnya.

Sugeng meminta kepada media untuk bersabar dan tidak cepat mengambil kesimpulan atas anjloknya 9 gerbong kosong di Kertosono pada Kamis ( 28/8/2008 ) malam itu. “Yang jelas tim berwenang akan melakukan penyelidikan dan penelitian mendalam,” tegas Sugeng.(gik/gik)

Leave a comment

Filed under Railway Transport

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s