Kecelakaan Bus di Tuban Renggut Tiga Nyawa

Posting saya salin dari berbagai sumber (tempointeraktif.com, elshinta.com, surya online dan metrotvnews.com). Foto dari metrotvnews.com

Kecelakaan Bus Renggut Tiga Nyawa

Senin, 01 September 2008 | 09:02 WIB

TEMPO Interaktif, Tuban, Jawa Timur: Sebuah bus jurusan Jakarta-Bima NTT mengalami kecelakaan di Tuban, Jawa Timur. Tiga orang tewas dan enam luka-luka.

Kecelakaan bus asal Jakarta tujuan Nusa Tenggara Timur (NTT) ini terjadi di dekat Pelabuhan Semen Gresik di Jalan Tuban menuju Semarang, Jawa Timur, Senin (1/9). Kecelakaan terjadi karena bus berebut jalur di sebuah jembatan sempit dengan sebuah mobil boks. Akibatnya, bus bernama Langsung Jaya itu masuk ke sungai yang berada di bawah jembatan.

Dari sembilan orang yang menjadi korban dalam kecelakaan ini, tiga diantaranya tewas dan enam orang luka-luka. Tiga orang yang tewas itu adalah Andi (9) yang alamatnya belum diketahui, seorang pria berusia 55 tahun, dan seorang pria tua yang juga belum diketahui identitasnya.

Sementara itu, dari enam korban luka, tiga diantaranya berasal dari Bima, NTT, yakni Hikmah M Soleh (57), Sarifah (57), dan seorang pria (67) yang identitasnya belum diketahui. Selebihnya, dua korban yang masing-masing berusia 34 tahun dan 27 tahun berasal dari Kabupaten Tangerang, dan seorang lagi berusia 33 tahun belum diketahui identitasnya.

Keenam korban kini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Tuban. Mereka umumnya menderita luka sobek di pinggang dan lengan. Beberapa korban yang tadi sempat pingsan kini sudah sadar. Namun mereka masih terkejut dengan kejadian yang tak terduga ini.

Sedangkan penumpang lain yang selamat kini berada di sebuah puskesmas yang tak jauh dari lokasi kecelakaan.

Sementara itu, bus yang terperosok di sungai itu kini baru saja diangkat oleh petugas dari Kepolisian Resort (Polres) Tuban, Jawa Timur, dengan menggunakan alat berat. Bus kini diletakkan di tengah badan jalan dengan posisi melintang. Untuk sementara jalanan masih ditutup oleh petugas. TM. Dhani Iqbal

Bus Langsung Indah Jakarta-Bima terbalik masuk sungai

BUS TABRAKAN DAN JATUH KE SUNGAI

Senin, 01 September 2008 09:10 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Tabrakan antara Bus Langsung Indah Jakarta-Bima dan truk tronton terjadi di Desa Soco Rejo, Tuban, Senin (1/9) sekitar pukul 04.00 WIB. Bus kemudian menabrak pembatas jembatan dan jatuh ke sungai dengan kedalaman tujuh meter. Bus dalam keadaan terbalik, sehingga menyulitkan evakuasi korban.

Kecelakaan ini mengakibatkan tiga penumpang tewas dan puluhan lainnya terluka. Kini, para korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Kusumah, Tuban.(BEY)

PENYEBAB TABRAKAN BUS-TRUK DI TUBAN BELUM DIKETAHUI

Senin, 01 September 2008 18:39 WIB

Metrotvnews.com, Tuban: Jajaran Kepolisian Resor Tuban, Jawa Timur, hingga kini masih berusaha mengungkap penyebab tabrakan antara Bus Langsung Indah dan truk di Desa Socorejo, Kecamatan Jenus, Tuban. Akibat kecelakaan ini, tiga orang tewas serta puluhan lainnya luka-luka.

Seorang penumpang yang selamat mengatakan, bus yang ditumpanginya dari Jakarta menuju Bima, mengalami pecah ban sebelum akhirnya menabrak truk. Sedangkan saksi mata di lokasi mengatakan, tabrakan tidak bisa dihindari ketika kedua mobil nahas yang melaju kencang itu sama-sama memasuki jembatan.

Seluruh korban yang tewas dan luka-luka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Kusma Tuban. Korban yang tewas adalah Andi (10 tahun) dan Khodijah (60 tahun). Satu korban tewas lainnya belum diketahui identitasnya. Siang tadi kedua badan kendaraan tersebut telah berhasil dievakuasi.(DEN)

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan di Tuban

Senin, 01 September 2008 | 17:37 WIB

TEMPO Interaktif, TUBAN:Kepolisian Resor Tuban, Jawa Timur, belum menetapkan tersangka kecelakaan antara bus Langsung Jaya dengan truk kontainer di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Tuban, Senin (1/9) pagi. Kedua sopir kendaraan tersebut masih diperiksa sebagai saksi.

Kepala Polres Tuban, Ajun Komisaris Besar Jebul Jatmoko, menjelaskan kecelakaan itu mengakibatkan tiga orang tewas dan tujuh di antaranya mengalami luka berat. Sedangkan bus Langsung Indah nomor polisi EA 7336 S yang dikemudian Bob Anae, 51 tahun, warga Rasanae Barat, Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, saat ini sudah berhasil dievakuasi dari dalam sungai.

Polisi masih mempelajari penyebab kecelakaan, termasuk posisi kedua kendaraan ketika sedang berjalan. Bus Langsung Indah yang diduga melaju dengan kecepatan datang dari arah barat, dan truk kontainer yang memuat kaca dari arah berlawanan.

Tiga korban meninggal terdiri dari Andik Hutaban, 11 tahun, asal Kabupaten Tangerang, Banten, Mrs X , sekitar, 60, dan Hawussahina Riamah, 67 tahun, warga Desa Monggo, Kampung Madapangga, Kabupaten Bima. Jasad ketiganya masih tersimpan di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah dr R Koesmo, Tuban.

Sedangkan korban luka, Hikmah , 33 tahun, Raudah, 28 tahun, Sarifah, 53 tahun, ketiganya berasal dari Kabupaten Bima. Sedangkan, Supriyadin, 31, Pusriyati, 30, Rosmalah, 35, berasal dari Tanggerang, Banten. Berikutnya Carolus , 40, berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur.

Menurut pengakuan Zainal, sopir truk kontainer kepada polisi, saat itu truk berjalan tak lebih dari 50 kilometer perjam karena memuat kaca. Tiba-tiba dari arah berlawanan, bus Langsung Indah melaju dengan kecepatan tinggi dan melewati garis pembatas jalan.

Kaget melihat di depan telah ada bus, Zainal akhirnya membanting kemudi ke kiri hingga truk masuk ke area tambak. Tetapi, naas, bemper depan bus kesenggol bak belakang kontainer. Akibatnya bus oleng lalu langsung masuk sungai dan terguling dua kali. “Saya dengar menturannya keras sekali,” ujarnya.

Penumpang bus bernama Alex Jemadu, 35 tahun, asal Desa Raka, Kampung Welu, Kecamatan Kubus, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengaku sebagian besar penumpang tertidur lelap dan baru sadar setelah bus terendam air di sungai. Sujatmiko

Supir Bus Mengantuk , Tiga Penumpang Tewas Di Tuban Tabrak Tronton

dari surya online.

Monday, 01 September 2008

Bojonegoro– Kecelakaan antara bus dengan truk tronton di jalan raya di Desa Socorejo Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, Senin (1/9) pukul 04.00 WIB, mengakibatkan tiga orang tewas, enam luka berat dan 12 lainnya menderita luka-luka.

Kapolwil Bojonegoro, Kombes Noer Ali dihubungi lewat Kabag Bina Mitra, Kompol Doddy Eko Wijayanto, kepada ant, Senin menyatakan dari hasil pengusutan polisi, awal kejadian tabrakan tersebut, akibat supir bus mengantuk.
Dari keterangan supir truk tronton dengan No.AG 8251 RU Zaenal Abidin (22), asal Desa Ranggu Kecamatan Lasem, Rembang ,Jawa Tengah, ketika itu dirinya melihat kendaraan bus malam Langsung Indah tersebut berjalan oleng dari arah barat ke timur.

Zaenal Abidin yang mengendarai truk tronton yang berjalan dari arah yang berlawanan mengaku sudah berusaha menghindari kendaraan bus dengan No.EA 7336 S yang dikendarai Bob Anae (45), asal Rasanae Barat Bima, yang melaju oleng bergerak ke arah truknya itu.

“Kedua kendaraan itu bertabrakan langsung, keduanya mencebur ke sawah, ” katanya menjelaskan.
Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang bus yakni, Khadijah (67) , Andik (10) asal Bima Nusa Tenggara Barat dan seorang penumpang bus lainnya masih belum bisa diidentifikasi tewas seketika ditempat kejadian.

Disamping itu, juga enam penumpang bus menderita luka berat dan 12 orang lainnya menderita luka ringan yang sekarang ini sedang menjalani perawatan di RS Dr Koesma Tuban. /ant

1/9/2008 8:14 WIB
Petugas Kesulitan Angkat Badan Bus Dari Sungai
dari elshinta.com
Sumali – Tuban, Sekitar 20 petugas dari Polres Tuban masih berupaya memindahkan Bus Langsung Jaya yang masuk sungai di KM 20 Desa Socorejo Kecamatan Jenu, Tuban, Jatim dengan menggunakan crane milik PT. Semen Gresik.

Petugas melakukan upaya evakuasi serta pengangkatan bus yang saat ini tepat berada di sebelah utara jembatan dengan posisi terbalik. Selain menggunakan crane, sejumlah warga juga turut membantu mengangkat bus dengan tali.

Dari pantauan ELSHINTA di lokasi, kondisi mobil box yang masuk sungai saat ini masih berada di sungai dengan posisi yang terbalik dan rusak. Petugas masih kesulitan mengevakuasi bus, karena sempitnya medan serta sesaknya warga yang ikut menonton.

Sementara kondisi penumpang yang selamat dilaporkan saat ini berada di Puskesmas Tambakboyo, Tuban serta korban yang mengalami luka dalam perawatan di RSU dr. Kusma, Tuban. (heh)

Leave a comment

Filed under Public Transportation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s