Sopir Bus TransJakarta Koridor II dan III Mogok

Berita saya salin dari berbagai sumber (news.detik.com, news.okezone.com)

Senin, 01/09/2008 07:20 WIB
Sopir TransJ Koridor II dan III Mogok, Armada Bantuan Dikerahkan
Nurul Hidayati – detikNews


Jakarta – Wah, apa jadinya jika pengemudi bus TransJ mogok menyetir? Pasti repot sekali. Apalagi pengemudi yang mogok itu bertugas di jalur padat yaitu Koridor II Harmoni – Pulogadung dan Koridor III Harmoni – Kalideres.

Aksi mogok ini diikuti semua pengemudi Koridor II dan III. Menurut Manajer Pengendalian TransJ Rene Nunumete, aksi demo dipusatkan di pool TransBatavia di Jl Perintis Kemerdekaan.

“Mereka minta kenaikan gaji,perbaikan sistem operasi,” ujar Rene pada detikcom, Senin ( 1/10/2008 ) pukul 07.00 WIB.

Akibat aksi mogok ratusan pengemudi ini, armada bantuan pun dikerahkan. Setidaknya 20 armada bantuan dikerahkan untuk melayani koridor II, sedangkan koridor III dilayani 15 armada.

Karena hanya sedikit armada yang berjalan, akibatnya waktu tunggu penumpang di koridor ini akan makan waktu lebih lama. “Kami sarankan penumpang menggunakan moda angkutan lain,” ujar Rene.

Anda menjadi korban aksi mogok ini? Silakan curhat di fasilitas Komentar di bawah ini.
(nrl/ndr)

Unjuk Rasa Ratusan Sopir Transbatavia Ricuh

Senin, 1 September 2008 – 09:44 wib

Ferdinan – Okezone

JAKARTA – Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan karyawan Transbatavia diwarnai keributan. Seorang pengunjuk rasa, mencoba menghalangi sebuah Transbatavia yang akan keluar dari pool yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan itu.

Menurut pantauan okezone, Senin ( 1/9/2008 ) seorang wanita mencoba menghalangi bus Transbatavia bernopol B 7465 IX yang dikendarai Wahyu. Dia memaksa Wahyu untuk tidak menjalankan bus tersebut. Akhirnya, Wahyu menurut dan membelokkan mobilnya kembali ke dalam pool.

Ratusan karyawan tersebut menggelar aksi unjuk rasa di pool Transbatavia, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, sejak pagi tadi. Mereka adalah pengemudi Transbatavia koridor II (Pulo Gadung-Harmoni) dan koridor III (Kalideres-Harmoni). Para karyawan itu berunjuk rasa menuntut kenaikan gaji, tunjangan serta perbaikan sistem operasi.(lsi)

Senin, 01/09/2008 11:33 WIB
Pramudi TransJ: Kalau Kecelakaan Kami Terus yang Disalahin
Ari Saputra – detikNews

Jakarta – Puasa hari pertama tak menghalangi seratusan pramudi TransJakarta Koridor II (Harmoni-Pulogadung) dan III (Harmoni-Kalideres) melakukan aksi mogok kerja.

Mereka beraksi di halaman parkir pangkalan salah satu operator TransJ yaitu pool TransBatavia di Jl Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, Senin ( 1/9/2008 ).

Dalam aksinya, mereka mengenakan seragam biru pengemudi bus TransJ namun tanpa jas. Mereka menuntut kenaikan gaji yang sudah dijanjikan direksi TransBatavia sejak Januari 2008. Mereka juga meminta agar perusahaan tidak sepenuhnya melimpahkan kesalahan ke para pramudi jika terjadi kecelakaan kerja, misalnya menabrak orang.

“Kalau kecelakaan kami terus yang disalahin. Perusahaan sepertinya tidak mendapat teguran,” kata salah seorang pramudi, Ferdian (30).

Padahal menurut Ferdian, mereka bekerja sesuai dengan sistem yang diciptakan oleh direksi. Perusahaan juga perlu bertanggung jawab karena semua ikut andil.

“Terkadang kami capek karena kerja pakai shift. Itu bukan murni kesalahan kami,” katanya.

Dengan didukung cuaca yang mendung, mereka tampak semangat menggelar sejumlah poster tuntutan yang akan akan ditunjukkan kepada direksi. Poster-poster tersebut salah satunya bertuliskan “Katanya standar internasional, kok manajemennya abal-abal” dan “Pramudi juga manusia perlu dihargai”.

Para pramudi yang juga terdiri dari beberapa wanita ini, hingga berita ini diturunkan masih nongkrong di halaman parkir pangkalan tersebut.

Mereka menunggu direksi menemui untuk membicarakan tuntutan mereka lebih lanjut. 15 Polisi tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi.(gus/nrl)

Didemo Sopir, Transbatavia Rugi Ratusan Juta

Senin, 1 September 2008 – 14:22 wib

Ferdinan – Okezone

JAKARTA – Aksi unjuk rasa yang digelar ratusan sopir Transbatavia tidak hanya merugikan para calon penumpang, perusahaan juta ikut merugi. Ditaksir, kerugian mencapai sepertiga dari pendapatan normal satu hari.

“Kerugiannya, sepertiga dari Rp400 juta,” Manajer Personalia dan Umum Transbatavia Wayan Maladi kepada wartawan, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta, Senin ( 1/9/2008 ).

Jumlah Rp400 juta tersebut merupakan perhitungan rata-rata pemasukan Transbatavia selama satu hari penuh.

Selain sepuluh Transbatavia yang beroperasi, disediakan 35 armada guna membantu mengatasi mengangkut para penumpang yang terlantar akibat aksi unjuk rasa yang dilakukan karyawan Transbatavia koridor II dan III.

Sebelumnya, para calon pengguna Transbatavia koridor II dan III telah diberitahu ada gangguan pelayanan. “Kita anjurkan untuk memilih alternatif dengan menggunakan angkutan lain,” tambah Manajer Bantuan Layanan Umum (BLU) Rene Nunu Mete.(lsi)

Foke: Gaji Sopir Transbatavia Sudah Dirundingkan

Senin, 1 September 2008 – 13:42 wib

Fahmi Firdaus – Okezone

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) memastikan, telah merundingkan perihal gaji yang menjadi tuntutan ratusan sopir Transbatavia dalam aksi demo mereka di Pool Transbatavia, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, sejak pagi tadi.

“Mereka meminta kenaikan gaji dan tunjangan. Soal gaji sudah dirundingkan,” kata Foke kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Senin ( 1/9/2008 ).

Foke menambahkan, saat ini pihaknya tengah berunding dengan Transbatavia dan para sopir yang berunjuk rasa.

“Saya mengutamakan kepentingan masyarakat, jadi saya meminta supaya sore ini bisa difungsikan semuanya. Selanjutnya yang memonitor adalah Sekda Muhayat,” tandasnya.(lsi)
(uky)

Transbatavia Hentikan Pemotongan Gaji Pramudia

Senin, 1 September 2008 – 13:28 wib

Ferdinan – Okezone

JAKARTA – Badan Layanan Umum (BLU) Transbatavia menyatakan mulai hari ini tidak akan memotong gaji para pramudia mereka yang hari ini melakukan pemogokan operasi untuk koridor II dan III.

Hal itu dikatakan Direktur Personalia dan Umum Nurwati Transbatavia saat melakukan pertemuan dengan ratusan pengemudi Transbatavia, di Pool Transbatavia, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, Senin ( 1/9/2008 ).

Menurut Nurwati, sebagai solusi dari pemotongan gaji karena ketidakhadiran pengemudi maka manajemen akan mengaturnya sesuai dengan standar ketenagakerjaan.

“Akan ada surat peringatan pertama hingga ketiga. Itu kalau mereka tidak hadir tanpa konfirmasi. Jika sudah SP3, pengemudi dianggap mengundurkan diri,” kata Nurwati yang didampingi Manajer Pengendalian Operasi Badan Layanan Umum (BLU) TransJakarta, Rene Nunu Mete.

Untuk permintaan tunjangan seperti asuransi kesehatan para pengemudi, kata Nurwati, semua itu dipenuhi dalam jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek).

“Kalau ada biaya pengobatan, nanti bisa klaim ke perusahaan. Ini sesuai dengan peraturan perusahaan,” kata dia.

Sementara terkait dengan tuntutan penyesuaian gaji dan klaim biaya akibat kecelakaan lalulintas yang selama ini ditanggung oleh pengemudi, Nurwati mengatakan, hal itu belum bisa dikabulkan.

“Kenaikan gaji dan TKO (uang makan dan transportasi), 100 persen bukan kewenangan Transbatavia. Itu ada juga kaitannya dengan kontrak BLU TransJakarta. Tentang kecelakaan lalulintas, kalau ditanggung perusahaan itu tidak mendidik. Pemotongan untuk akibat kejadian kecelakaan tetap lewat gaji,” ujarnya.

(enp)

Pemotongan Gaji, Penyebab Mogok Transbatavia

Senin, 1 September 2008 – 11:13 wib

Ferdinan – Okezone

JAKARTA – Aksi mogok yang dilakukan ratusan pengemudi Transbatavia disebabkan adanya pemotongan gaji sepihak oleh manajemen. Pemotongan itu dilakukan terhadap pengemudi yang tidak mengisi daftar hadir saat bertugas.

“Kalau tidak isi daftar hadir, secara tiba-tiba ada pemotongan gaji. Padahal kami hari itu bekerja,” kata Desy Natalia, salah seorang pengemudi bus TransBatavia kepada wartawan, di Pool TransBatavia, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, Senin ( 1/9/2008 ).

Pengemudi lainnya yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, jika tidak mengisi daftar hadir, maka gaji yang dipotong sekira Rp37.500 per hari. Untuk itu, mereka merasa keberatan atas kebijaka manajemen TransBatavia tersebut.

Protes lainnya yang diajukan pengemudi TransBatavia adalah seputar kecelakaan lalu lintas yang kerap dialami pengemudi. Beban ongkos kecelakaan yang semula dibayar oleh manajemen, ternyata selanjutnya dibebankan kepada pengemudi.

“Caranya, ya dengan dipotong gaji kami,” keluh Desy.

Hingga kini, ratusan pengemudi TransBatavia yang melakukan unjuk rasa itu masih menunggu pihak manajemen untuk bertemu dengan mereka.

Pantauan okezone di lapangan, para pengemudi ini menyibukkan diri dengan duduk mengobrol atau masuk ke dalam bis Transbatavia yang terparkir di pool tersebut. (enp)

Manajer Operasi Minta Transbatavia Tetap Beroperasi

Senin, 1 September 2008 – 11:50 wib

Ferdinan – Okezone

JAKARTA – Meski melakukan demo, manajer operasional Transbatavia Zaini Mubarok meminta para pengemudi Transbatavia koridor II dan III untuk tetap beroperasi.

Hal itu dikemukakan Zaini saat perwakilan pengemudi Transbatavia bertemu dengannya di Pool Transbatavia, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur.

“Mereka bilang, kalau tidak beroperasi, kami melanggar ketentuan kontrak. Ada sanksinya. Tapi hanya sebatas sanksi,” kata Sultan Hadiwijaya, salah seorang pengemudi yang berhasil bertemu dengan manajemen Transbatavia, Senin ( 1/9/2008 ).

Meski didesak untuk beroperasi dan akan dikenakan sanksi, kata Sultan, ratusan pengemudi tetap melanjutkan aksi mogoknya. Bahkan, mereka tidak gentar dengan ancaman sanksi yang akan diberikan manajemen terhadap mereka.

“Sebab kami demo kan tidak melanggar aturan. Kami menegakkan hak kami,” kata Sultan. (enp)

7 dari 126 Transbatavia Masih Beroperasi

Senin, 1 September 2008 – 12:14 wib

Ferdinan – Okezone

JAKARTA – Aksi mogok operasi yang dilakukan para pengemudi Transbatavia koridor II dan III ternyata tidak dilakukan semua pengemudi. Dari total 126 armada bus, sekira 7-10 bus masih beroperasi hari ini.

“Masih ada yang operasi kok,” kata Desy Natalia, salah seorang pengemudi kepada wartawan, di Pool Transbatavia, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, Senin ( 1/9/2008 ).

Meski demikian, dari jumlah unit bus yang beroperasi itu ternyata tidak memadai untuk melayani para penumpang koridor II dan III.

Pantauan okezone di lapangan, untuk koridor III rute Kalideres-Harmoni, antrean penumpang terjadi di shelter bus yang dilewati bus Transbatavia. Bahkan, antrean mengular di depan pembelian tiket bus.
(enp)

2 Comments

Filed under Public Transportation

2 responses to “Sopir Bus TransJakarta Koridor II dan III Mogok

  1. Mampir pas Blogwalking gan… sekedar info, klo butuh info rute busway terutama koridor 2, silahkan mampir ke rute busway transjakarta koridor 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s