Pembatasan Jumlah Mobil Hambat Pertumbuhan Industri

Sumber : autos.okezone.com

Sabtu, 16 Agustus 2008 – 10:26 wib

Pembatasan Jumlah Mobil Hambat Pertumbuhan Industri

JAKARTA – Para pelaku industri automotif nasional mendesak pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan industri nasional. Wacana pembatasan jumlah kendaraan bermotor, dinilai akan mengganggu pertumbuhan pasar automotif nasional.

“Kita ingin memfasilitasi agar industri automotif tidak anjlok lagi,” kata Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Darmadi di Jakarta, Jum’at (15/8/2008).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), periode Januari hingga Juli 2008, penjualan mobil di Indonesia tercatat sebanyak 353.501 unit. Jumlah tersebut meningkat 49,9 persen dibanding periode yang sama 2007, yaitu 235.703 unit.

Bahkan, pada Juli 2008, pasar automotif menorehkan sejarah baru dengan penjualan terbesar bulanan dengan angka 60.836 unit. Berbagai tekanan seperti kenaikan harga minyak mentah, bahan baku, dan inflasi, yang semula diperkirakan menekan pertumbuhan sektor automotif, tidak sepenuhnya terbukti.

Direktur Utama PT Indomobil Sukses International Tbk Gunadi Sindhuwinata mengatakan, wacana pembatasan oleh pemerintah harus dijelaskan secara detail agar tidak salah sasaran dan menjadi bumerang bagi industri automotif. “Kalau pembatasan, dengan alasan apapun, harus ada jalan keluar lain daripada harus menekan produksi,” kata dia kepada SINDO kemarin.

Gunadi menjelaskan, saat ini industri automotif nasional tengah mengalami kebangkitan semenjak penurunan pasar pada 2005 akibat kenaikan BBM di atas 100 persen. Kalangan dunia usaha, lanjutnya, terus mencoba mengembangkan atmosfer investasi yang baik sehingga menarik investor.

Ketua Umum Gaikindo Bambang Trisulo mengatakan, pemerintah seharusnya memikirkan lebih hati-hati jika ingin menciptakan sebuah kebijakan baru.Jangan sampai arah kebijakan salah sasaran sehingga mematikan sektor riil. “Sebuah kebijakan perlu melibatkan pelaku sehingga bisa tepat sasaran.” Katanya.

Sebelumnya pemerintah berencana memberlakukan penambahan pajak progresif bagi kepemilikan pribadi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, dengan tarif maksimal 10 persen. (sindo//ton)

Rizki Beo : Lho, enaknya trus gimana? kalo pertumbuhan mobil semakin jauh meninggalkan angka pertumbuhan jalan (volume = kapasitas), mobilnya mau lewat mana?

2 Comments

Filed under Automotives

2 responses to “Pembatasan Jumlah Mobil Hambat Pertumbuhan Industri

  1. Wawan

    Salam kenal mas Beo,
    Saya Wawan, orang Perhubungan Pusat. Saya cukup tergelitik dengan komentar mas Beo yang singkat, lucu tapi sebenarnya relevan dengan apa yang dialami oleh kota-kota di Indonesia.
    Trus, enaknya gimana donk mas? Kayaknya kok memang susah banget ngurus transportasi ya mas?

  2. rizkibeo

    #Wawan,
    Lha iya, saya juga ga habis mengerti program2 pemerintah yang terkesan berantakan, tidak integrated, gitu. Indonesia selama ini hanya menjadi objek, bukan subjek industrialisasi. Industri otomotif tentu saja akan berdampak pada besarnya nilai social cost di masyarakat, dalam bentuk congestion cost seperti kemacetan, polusi, dll.
    Okelah, industri bisa digenjot, tapi produknya jangan dibuang ke dalam negeri donk. Ruas-ruas jalan kota-kota kita sudah mempunyai nilai VC Ratio yang tinggi, angkutan umum yang semakin terpinggirkan, polusi tinggi, macet, …
    Contohlah Malaysia yang pernah mengalami hal yang sama saat mereka memproduksi Proton.
    Contohlah Singapura yang memberlakukan pajak tinggi dan pembatasan kuota kendaraan.
    Contohlah..contohlah…sudah banyak contoh kok.
    Antar Departemen mustinya juga saling terintegrasi, bukannya saling menyalahkan. Dephub harus koordinasi dengan Deperindag untuk masalah ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s