Ilmuwan Jelajah Misteri Alam dengan Alat Jutaan Dolar

Salinan dari okezone.com

Ilmuwan Jelajah Misteri Alam dengan Alat Jutaan Dolar

Rabu, 10 September 2008 – 17:27 wib

Magfirah Ahdarini Sipahutar – Okezone

JAKARTA – Ilmuwan takkan pernah berhenti mencari tahu rahasia alam. Kali ini mereka berencana menggunakan partikel akselerator terbesar yang jauh tertanam di dalam perut bumi antara batas Perancis dan Swiss, untuk menjelajah dunia dengan skala lebih kecil yang tidak pernah dilakukan oleh ilmuwan manapun sebelumnya.

Adalah Large Hadron Collider (LHC) yang akan digunakan untuk mencari tahu bagaimana semesta ini terbentuk dengan menganalisa bentrokan partikel. Proyek ini disambut ketakutan dan skeptis oleh banyak pihak karena dikhawatirkan akan menimbulkan kehancuran di bumi, yang ditolak mentah-mentah oleh para ilmuwan.

Menurut para ilmuwan LHC sudah siap digunakan untuk uji coba mengedarkan sinar proton ke dalam terowongan sepanjang 17 mil. Uji coba tersebut merupakan langkah besar bagi dunia ilmu pengetahuan yang nantinya akan menyediakan informasi baru tentang cara kerja alam semesta.

LHC sendiri tersusun dari akselerator yang dibakar dengan jarak lebih dari 300 kaki dari Jenewa Swiss dan telah menghabiskan lebih dari USD10 milyar untuk biaya konstruksi, detektor partikel, dan komputer, berdasarkan keterangan juru bicara European Organization for Nuclear Research (CERN) Katie Yurkewicz yang dikutip dari CNN, Rabu (10/9/2008).

Alat mega besar dan mega mahal ini dinilai potensial oleh para ilmuwan untuk menjawab pertanyaan para fisikawan yang tak terjawab selama bertahun-tahun, termasuk kemungkinan keberadaan ekstra dimensi. Alat ini diharapkan juga menemukan partikel teoritis bernama Higgs Boson yang selama ini tak terdeteksi untuk menjelaskan kenapa suatu benda atau barang mempunyai massa. Selain itu, LHC juga akan merekonstruksi ulang bagaimana keadaan setelah terjadinya Big Bang yang dikabarkan bagaikan ?sup panas? electron dan gluon.

Banyaknya pengharapan yang dibebankan ke proyek LHC ini terus diiringi dengan keraguan dan protes keberatan, namun tetap tak menggoyahkan pendirian para ilmuwan bahwa yang mereka lakukan ini adalah kemajuan ilmu pengetahuan.

“Saat Columbus berlayar ke arah barat, ia berpikir ia akan menemukan sesuatu. Ia tidak menemukan apa yang ia cari, namun menemukan sesuatu yang menarik,” papar fisikawan teoritis dari Fermi National Accelerator Laboratory Joseph Lykken, yang juga ikut andil dalam eksperimen Compact Muon Solenoid, salah satu dari enam eksperimen yang berhubungan dengan LHC, ketika menjawab sikap kritis dari publik.

Di tahun 2009 nanti, LHC direncanakan akan dipakai untuk mulai menghancurkan partikel dalam dua arah berlawanan dengan cara mengirimkan 2 sinar proton ke sekitar terowongan. Alat ini akan dioperasikan dengan energi dan intensitas yang lebih tinggi sehingga bisa menghasilkan cukup data. (srn)

Leave a comment

Filed under Our Planets

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s