PPA Siapkan Go Public Merpati


Foto: dok Merpati

Jumat, 12/09/2008 07:01 WIB

Wahyu Daniel – detikFinance

Jakarta – PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menyiapkan rencana untuk menjadikan PT Merpati Nusantara Airlines sebagai perusahaan go public.

Pemerintah memang menyerahkan tugas restrukturisasi dan revitalisasi Merpati kepada PPA, yang kini sudah diperluas wewenangnya dan menjadi sebuah BUMN yang sifatnya jangka panjang.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama PPA M. Syahrial di kantor PPA (Perusahaan Pengelola Aset) di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Kamis malam (11/9/2008).

“Pada intinya kita nanti akan merestrukturisasi perusahaan itu. Perusahaan itu harus memperkuat struktur modalnya. Bagaimana caranya dia memperkuat struktur modalnya, satu-satunya jalan dia harus go public, harus IPO (Initial Public Offering). Mungkin tidak sekarang, bisa 3 atau 4 tahun dari sekarang,” tuturnya.

Syahrial mengatakan suntikan dana dari pemerintah Rp 300 miliar untuk penyelamatan Merpati diserahkan kepada PPA, dan PPA mencari jalan untuk bisa mengembalikan Rp 300 miliar tersebut menjadi keuntungan yang juga dinikmati negara.

“Kalau Merpati itu hanya fokus pada modal yang sekarang ada, sudah minus dia. Jadi mau tidak mau dia harus memperkuat modalnya lagi,” ujarnya.

Adapun dana Rp 300 miliar itu sebagian dikatakan Syahrial sudah digunakan untuk melakukan program PHK kepada sejumlah pegawainya.

“Tapi ada juga di dalam program PHK itu untuk modal kerja mereka, karena PHK itu mungkin salah satu faktor yang memajukan perusahaan. Selain itu mereka harus melakukan efisiensi terhadap kegiatan operasinya, banyak juga kebocoran-kebocoran yang kita tidak tahu. Dalam restrukturisasi BUMN yang punya tuh rakyat, jadi sekarang kita melakukan restrukturisasi bahwa fakta mengatakan struktur modal Merpati masih harus dikuatkan,” paparnya.

Caranya, kata Syahrial, adalah dengan membuka akses untuk mencari dana dari publik.

“Sebenarnya selain kita melakukan restrukturisasi atau penyehatan, kita juga bisa ikut berpartisipasi dalam pendanaan. Jadi sekarang tergantung dari manajemen Merpati bagaimana rencana bisnis 5 tahun ke depan,” katanya.

Selain itu, Syahrial mengatakan PPA juga tengah melakukan due dilligence (uji tuntas) kepada Merpati untuk mengkaji alokasi dari suntikan dana Rp 300 miliar yang diberikan pemerintah untuk menyehatkan Merpati.

“Terpaksa kita harus lakukan itu (uji tuntas) dulu, supaya pendarahannya stop dulu. Kalau mau diamputasi, amputasi dulu lah. Ke depan supaya jangan bocor lagi, sekarang kita melakukan uji tuntas, mudah-mudahan satu dua bulan ke depan business plan itu sudah ready kita terangkan ke Menkeu, Menteri BUMN, Menkeu jelaskan ke wakil rakyat, kalau memang bagus, ya go,” terangnya.
(dnl/qom)

Sumber : detiknews.com

Leave a comment

Filed under Air Transport

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s