Awan CB Muncul, Pemudik Jalur Selatan Harus Waspada

Selasa, 16 September 2008 – 17:41 wib

PURWOKERTO – Pemudik khususnya pengedara sepeda motor di jalur selatan Jawa Tengah (Jateng) harus mewaspadai iklim yang sporadis. Badan Meteorologi (BMG) Cilacap mencatat, saat ini sudah mulai muncul awan Culumusnimbus (CB) yang memiliki batas tepi yang jelas, menjulang tinggi seperti bunga kol, dan warnanya akan cepat berubah menjadi abu-abu atau hitam gelap.

Pengamat cuaca dari BMG Cilacap, Mas Pudjiono mengatakan, awan CB berpotensi menimbulkan hujan lokal yang disertai angin kencang. Saat ini, kata dia, memang belum memasuki musim hujan. Tetapi saat ini iklim sporadis yang ditandai dengan hujan lokal yang mulai sering terjadi di wilayah selatan Jateng.

“Sifat hujan lokal yang datang tiba-tiba dan deras justru berbahaya karena sangat berpengaruh terhadap tanah di daerah rawan longsor. Sehingga pemudik, khususnya sepeda motor harus mewaspadai iklim yang masih sporadis itu, termasuk hujan lokal,” ujarnya di Purwokerto, Selasa (16/9/2008).

Menurut dia, selain jalannya berliku, di jalur selatan juga rawan longsor dan licin di saat hujan. Pada jalur selatan Jateng khususnya ruas Dayeuhluhur (perbatasan Jateng -Jabar) hingga Wangon terdapat beberapa titik rawan longsor antara lain di Cimanggu dan Karangpucung (Kabupaten Cilacap) serta Lumbir (Kabupaten Banyumas). (Ridwan Anshori/Sindo/mbs)

Sumber : okezone.com

Leave a comment

Filed under Transport's Articles

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s