Banyak Pemudik Tersesat, Lalu Lintas Kota Semarang Padat

Kamis, 25/09/2008 19:48 WIB
Banyak Pemudik Tersesat, Lalu Lintas Kota Semarang Padat
Triono Wahyu Sudibyo – detikNews


Foto: Triono Wahyu Sudibyo
Semarang – Lebaran tinggal 6 hari lagi. Pemudik mulai memadati jalur-jalur mudik. Seperti di Semarang, Jawa Tengah, pemudik membuat lalu lintas kota itu makin padat.

Pantauan detikcom, Kamis (25/9/2008), Jalan Siliwangi, Pamularsih, dan Kaligarang, dipadati pemudik dari arah Jakarta. Beberapa di antara mereka tersesat, sehingga masuk ke dalam kota.

Untuk memudahkan identifikasi, pemudik bermotor yang berombongan biasanya menggunakan tanda khusus. Misalnya, memberi tali rafia warna kuning pada belakang kendaraannya. Tali itu melambai-lambai saat kendaraan dipacu.

Kendaraan roda empat dengan tumpukan barang diatasnya juga terlihat melintas. Namun jumlahnya masih kalah jauh dibanding pemudik motor.

Kendaraan berat yang H-4 Lebaran mendatang tidak boleh lagi melintas di jalur mudik, memanfaatkan sisa waktu. Mereka bersliweran baik masuk atau keluar Kota Semarang.

Di perbatasan Kendal-Semarang, arus kendaraan dari arah Jakarta cukup tinggi. Rabu 24 September kemarin, petugas di Posko Perhubungan mencatat 12.213 sepeda motor, 4,262 mobil pribadi, dan 1.123 bus.

Sementara, pantauan dari jam ke jam, kendaraan roda dua tetap mendominasi arus lalulintas hari ini. Disusul dengan kendaraan roda empat dan bus.(try/ken)

Kamis, 25/09/2008 17:13 WIB
Jalanan di Semarang Dipadati Pemudik
Triono Wahyu Sudibyo – detikNews
Semarang – Pada H-6 Lebaran, pemudik yang melintasi Semarang kian banyak. Jalan dalam kota pun tambah padat.

Pantauan detikcom, Kamis (25/9/2008), Jalan Siliwangi, Pamularsih, dan Kaligarang, dipadati pemudik dari arah Jakarta. Beberapa di antara mereka tersesat, sehingga masuk ke dalam kota.

Untuk memudahkan identifikasi, pemudik bermotor yang berombongan biasanya menggunakan tanda khusus. Misalnya, memberi tali rafia warna kuning pada belakang kendaraannya. Tali itu melambai-lambai saat kendaraan dipacu.

Kendaraan roda empat dengan tumpukan barang di atasnya juga terlihat melintas. Namun jumlahnya masih kalah jauh dibanding pemudik kendaraan bermotor.

Kendaraan berat yang H-4 Lebaran mendatang tidak boleh lagi melintas di jalur mudik, memanfaatkan sisa waktu. Mereka bersliweran baik masuk atau keluar Kota Semarang.

Di perbatasan Kendal-Semarang, arus kendaraan dari arah Jakarta cukup tinggi. Rabu (24/9) kemarin, petuga di Posko Perhubungan mencatat 12.213 sepeda motor, 4,262 mobil pribadi, dan 1.123 bus.

Sementara, pantauan dari jam ke jam, kendaraan roda dua tetap mendominasi arus lalu lintas hari ini. Disusul dengan kendaraan roda empat dan bus. (try/nrl)

Sumber : detiknews.com

Leave a comment

Filed under Transport's Articles

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s