Mudik dengan Motor Lebih Murah, Tapi……

Jumat, 26/09/2008 16:43 WIB
Mudik dengan Motor Lebih Murah, Tapi……
Novia Chandra DewiNovia Chandra Dewi – detikNews

akarta – Motor boleh dikatakan primadona di jalur-jalur mudik Lebaran. Tapi nyatanya masih banyak masyarakat yang memilih bus antar kota antar provinsi (AKAP) untuk mengantarkan mereka ke kampung halaman tercinta.

Sekalipun untuk jarak jauh, penggunaan sepeda motor sebagai sarana transportasi mudik memang menjadi tren tersendiri beberapa tahun ini. Motor dinilai ekonomis dan praktis untuk menghindari kemacetan. Sayangnya motor seringkali tidak bisa mengakomodir budaya masyarakat yang mudik dengan bawaan banyak.

“Motor tentu saja lebih murah, biasanya saya hanya menghabiskan Rp 45-50 ribu dan saya bebas beristirahat kapan dan di mana saja. Sayangnya kalau menggunakan motor saya tidak bisa membawa banyak barang,” ujar Adi (26) di Terminal Lebak Bulus, Jaksel, Jumat (26/9/2008).

Menurut lajang asal Blora ini, paling banyak ia juga membawa satu tas jika bepergian dengan motor. Ini menjadi kendala saat mudik, mengingat keinginannya untuk membawa banyak barang dan oleh-oleh hasil kerjanya selama di ibukota. Inilah alasan Adi memilih bus untuk mudik tahun ini.

“Ini pengalaman pertama saya mudik menggunakan bus. Sebelumnya saya selalu menggunakan sepeda motor. Sudah 5 kali saya be Blora, Semarang. Dengan menggunakan bus, saya harap bisa membawa lebih banyak barang dan oleh-oleh untuk sanak saudara di kampung,” kata pria asal Semarang yang bekerja sebagai IT di Jakarta itu dengan sumringah.

Untuk itu Adi harus merogoh koceknya lebih dalam. Ongkos bus yang bisanya Rp 80-95 ribu kali ini harus dibayarnya sebesar Rp 250 ribu per orang. “Ongkosnya memang lebih mahal, tapi saya juga bisa beristirahat di dalam bus,” ujarnya.

Adi berangkat ke Semarang bersama teman sekosnya Awan (24) yang juga asal Blora. Mereka memilih berangkat dari Terminal Lebakbulus sore ini dengan alasan keamanan dan kenyamanan.

“Kita berangkat hari ini karena prediksi hari ini tidak akan macet dibanding hari lain,” kata Awan yang sudah tidak sabar untuk pulang ke kampung halaman.

“Disini (Terminal Lebakbulus) lebih bersih dan lebih aman,” tambah Adi yang membawa kardus besar, travelbag, dan ransel saat mudik kali ini.
(vnavna/iy)

Sumber : detiknews.com

Leave a comment

Filed under Public Transportation, Traffic Safety, Transport's Articles

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s