Kapal Terbakar, 9 Orang Tewas, 2 Mayat Balita Masih Dicari

Sabtu, 27/09/2008 12:03 WIB
Kapal Terbakar, 9 Orang Tewas, 2 Mayat Balita Masih Dicari
M Hanafi Holle – detikNews


Ambon – Naas bagi kapal motor (KM) Usaha Baru rute Ambon menuju Pulau Kelang dan dusun Tiang Bendera, Kecamatan Makebo, Kabupaten Seram Bagian Barat. Kapal berpenumpang 100-an lebih ini terbakar dan karam di depan tanjung Allang, peraian pulau Ambon, Jumat (26/9/2008) kemarin. Sembilan orang tewas. Empat di antaranya balita.

Empat balita yang menjadi korban tewas itu adalah La Firlan (4), La Rizki (4), Adelan La Juni (2,5), dan Wa Bine (3). Jenazah Firlan dan Rizki sudah dievakuasi, sementara jenazah Adelan La Juni dan Wa Bine karam bersama kapal.

Lima korban tewas lainnya adalah Wa Ida (70), Wa Fitri (7), Wa Enu (59), Wa Ani (55), dan Wa Asih (13). Dari tujuh yang ditemukan, ada dua jenazah yang belum teridentifikasi, karena terbakar hangus, sehingga susah dikenali.

Hasil sementara investigasi Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, peristiwa tragis ini diakibatkan kapasitas penumpang melebihi daya muat kapal. Selain itu, ada kebakaran di bagian palka mesin. Saat asap membumbung keluar dari palka, penumpang mulai panik. Bahkan sebagian besar langsung menceburkan diri ke laut. Penumpang yang meninggal adalah mereka yang terjebak di dalam palka hingga terpanggang api yang yang terus menjalar di setiap sudut kapal.

Tidak lama setelah mendapat laporan ada kapal terbakar, Tim SAR Ambon yang berpos di Bandar Internasional Pattimura dan Polisi KPPP Ambon menuju TKP. Dari data polisi KPPP, 63 orang selamat.  Hingga Sabtu (27/9/2008), pihak SAR, Polairud dan KPPP, terus melakukan pencarian para korban korban tewas dan korban hilang di sekitar perairan Tanjung Allang dan perairan teluk Ambon, hingga ke pesisir pantai Maluku Tengah.

La Ode Idris (31) salah satu ABK yang kini diamankan bersama nakhoda dan tiga ABK lainnya menuturkan saat berlayar hingga depan tanjung Allang, tiba-tiba ada asap hitam muncul. Melihat asap hitam itu, para penumpang pun panik. “Dari asap, semua penumpang berlarian. Sebagian langsung terjun ke laut,” ujar Idris.

Saat kapal terbakar, sejumlah warga desa Allang, dengan menggunakan sampan langsung menolong warga yang terjun ke laut atau yang sudah meninggal. “Kami dibawa ke desa Allang,” ujarnya.

Para korban selamat saat ini tengah dievakuasi di wisma Atlit, Karang Panjang Ambon. Sementara korban luka bakar dan  pingsan dievakuasi ke RSU dr Haulussy dan RSU Al-Fatah Ambon.

Pihak Polres Ambon terus melakukan penyelidikan terhadap kapal naas ini. “Kami masih menyelidikinya. Tapi hasil investigasi sementara menunjukkan kapal melebihi kapasitas, tidak punya izin berlayar, berlayar dari pelabuhan tidak resmi,” ujar Kapolres Ambon, AKBP Didik Widjanarko, saat ditemui detikcom dikediamannya, Sabtu (27/9/2008). (han/asy)

Sumber : detiknews.com

2 Comments

Filed under Water Transport

2 responses to “Kapal Terbakar, 9 Orang Tewas, 2 Mayat Balita Masih Dicari

  1. Asslmkm….
    Sy seorang pelaut… dan saya punya masa layar menjadi Nakhoda/Master selama 5 tahun..
    kira” ada informasi untuk CPNS buat saya ga ya..
    saya tunggu informasinya…
    Trimakasih banyak..
    Wassalam…..

  2. firdaus

    apakah masih ada lowongan untuk posisi ABK.oiler all???
    Btw,saya kepingin dan antusias untuk bekerja di kapal.apabila di butuhkan tolong hubungi saya
    HP: 085750167921 / 02195348094 / ferry_ghorl@yahoo.com
    alhamdulilah saya sudah ada sertifikat BST,SCRB,AFF dan seamans book,paspor
    pengalaman saya sudah ada di kapal cargo……thx be4 info nya n bravo pelaut^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s