Jalur Pantura Renggut Dua Nyawa Ibu dan Anak

Minggu, 28 September 2008 – 20:13 wib

CIREBON – Jalur utama Pantura kembali renggut dua nyawa pemudik,  seorang balita berumur 4 tahun Putra Agil Putra Pratama, tewas seketika tergilas bus angkutan mudik di jalur Pantura Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon pada Minggu (28/9/2008) sekira pukul 17.00 WIB.

Sementara ibu korban Siti Nuraini (22), menyusul meninggal saat berada di ruang UGD Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati (RSUDGJ) Cirebon.

Dalam peristiwa kecelakaan itu, orangtua korban, Muhammada Rahmat (32), mengalami luka parah pada bagian panggul kakinya. Hal serupa dialami ibu korban  Siti Nuraini (22) yang mengalami luka berat pada bagian kaki dan badannya. Namun, sayang, Siti tidak dapat diselamatkan petugas Rumah Sakit dan meninggal sekira pukul 18.30 Wib.

Diketahui, satu keluarga ini merupakan pemudik dari Jakarta dengan tujuan Desa Karang Suwung Kecamatan Karang Sembung, kabupaten Cirebon. Saat ini, Muhammad  masih dalam perawatan intensif petugas gawat darurat  RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Sementara korban meninggal langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Gunung Jati.

Informasi yang berhasi dihimpun, kecelakaan tersebut berawal saat kedaraan yang ditumpangi mereka melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Saat berada di bundaran Kedawung Kabupaten Cirebon sepeda motor yang berpelat nomor B 6203 PBX disalip oleh sebuah bus angkutan lebaran.

Namun, saat bus sedang menyalip tiba-tiba dari arah belakang seorang pemudik lainnya menyalip tepat ditengah-tengah bus dan sepeda motor yang ditumpangi korban. Sepeda motor tersebut, menyenggol stang bagian kanan motor korban hingga terjatuh.

“Saat itu saya terjatuh ke arah kiri jalan. Namun, istri dan anak saya terbanting ke bagian kanan jalan. Hingga bagian kepala anak saya tergilas bus yang sedang menyalip itu,” tutur Muhammad.

Dijelaskan Muhammad, kondisi anak tunggalnya itu sangat mengkhawatirkan. Bagian kepala anak yang masih polos itu pecah tergilas bus. Sementara istrinya mengalami luka serius pada bagian paha kakinya.

“Saya tidak mengira bakal terjadi kecelakaan ini, padahal rumah saya sudah sangat dekat dari sini,” tutur Muhammad.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian perihal kecelakaan yang menewaskan seorang balita ini. Namun, Kasat Lantas Polres Cirebon, AKP Tungguk Pamudji membenarkan peristiwa itu. “Saya belum mendapatkan data-data secara detail kejadian yang di Kedawung. Namun, informasi ini sudah masuk dan petugas Polsek Kedawung sedang menindak lanjutinya,” tutur Pamudji. (Tantan Sulton Bukhawan/Sindo/mbs)

Sumber : okezone.com

Leave a comment

Filed under Traffic Safety

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s