Pantura Macet, Wakapolri Sidak

Minggu, 28 September 2008 – 18:17 wib

CIREBON – Kemacetan yang terjadi pada Minggu dinihari di Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) dan ruas jalan Pantura antara Kanci dan Gebang menarik perhatian Wakapolri Komjen Pol Makbul Padmanagara. Dia pun melakukan pemantauan langsung di ruas jalur Pantura Cirebon.

“Salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan di ruas jalan Pantura ini adalah pertigaan Kanci. Karena ditempat itu merupakan pertemuan antara arus yang dari arah Pantura dan kendaraan yang keluar tol Kanci. Akibatnya, jalan tidak bisa menampung tumpukan kendaraan dari kedua arah tersebut hingga mengalami kemacetan,” terang Makbul kepada wartawan di Pos PAM Losari Kabupaten Cirebon, Minggu (28/9/2008).

Dijelaskan Makbul, untuk mengantisipasi kemacetan di daerah itu tentunya diperlukan solusi yakni dengan membangunan fly over di sekitar pintu tol Kanci. Hingga, jika terjadi lonjakan arus kendaraan bisa diantisipasi melalui jalur fly over.

“Itu karena sudah over load. Jadi, perlu ada fly over untuk mengantisipasi kemacetan, terutama saat musim mudik Idul Fitri seperti saat ini,” tegas Makbul.

Lebih lanjut Makbul meminta kepada jajaran kepolisian wilayah Jateng dan Jabar agar terus berkoordinasi dalam mengantisipasi lonjakan pemudik yang kemungkinan akan terus terjadi. Dia mengimbau koordinasi harus lebih diintensifkan antara petugas kepolisian yang berada di wilayah perbatasan Jateng-Jabar atau bertepatan dengan Pos PAM Losari.

Selain itu Makbul mengingatkan, hal yang perlu mendapat perhatian adalah terjadinya kecelakaan lalu lintas, utamanya, pengendara sepeda motor. Karenanya, Dia mengimbau jajaran kepolisian untuk bekerjasama dengan kalangan swasta guna memperbanyak rest area. “Saya meminta jajaran kepolisian untuk menindak para pemudik yang menggunakan kendaraan bak terbuka, seperti pick up. Bentuknya, peringatan. Itu karena akan sangat membahayakan bagi mereka,” ujar Wakapolri.

Sementara itu Kapolwil Cirebon Kombes Pol Naseer Amir menegaskan, prediksi mengenai terjadinya lonjakan arus mudik pada tahun ini, ternyata terbukti. Pasalnya, jumlah kendaraan yang melintasi jalur mudik, khususnya Pantura, tahun ini jauh lebih besar daripada tahun sebelumnya.

“Pada H-4 Idul Fitri tahun ini, jumlah sepeda motor yang melalui Pantura mencapai 109 ribu unit. Sedangkan tahun lalu, hanya mencapai 60 ribu unit. Padahal dalam kondisi normal, jumlahnya hanya 2 ribu unit per hari,” papar Naseer.

Selain itu, lanjut Naseer jumlah kendaraan roda empat pun mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan H-4 lebaran tahun sebelumnya. Tahun 2007 lalu, jumlahnya hanya mencapai 36 ribu unit. Namun, tahun sekarang mengalami peningkatan hingga mencapai 103 ribu unit kendaraan. Sementara pada hari normal, jumlah kendaraan yang melintas di jalur Pantura hanya mencapai sekira 1.861 unit.

Demikian pula dengan kendaraan angkutan beban. Kali ini, jumlahnya mencapai 18.500 unit. Tahun lalu, sebanyak 13 ribu unit. Sementara jumlah bus, tahun ini sebanyak 16.500 unit. “Tahun lalu, sebanyak 11 ribu unit,” papar Nasser.

Berdasarkan data Pos Pam Losari, Minggu (28/9/2008), jumlah kendaraan yang melintas pada pukul 06.00-13.00 WIB, terjadi masih tetap didominasi sepeda motor. Jumlahnya, mencapai 8.969 unit. Untuk mobil penumpang, jumlahnya sebanyak 2.698 unit. Mobil beban sebanyak 263 unit. Sedangkan jumlah bus sebanyak 283 unit. (Tantan Sulton Bukhawan/Sindo/mbs)

Sumber : okezone.com

Leave a comment

Filed under Traffic System, Transport News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s