H-1 Lebaran Pemudik Padati Terminal Amplas Medan

Selasa, 30 September 2008 – 19:15 wib

MEDAN – Arus mudik telah sampai ke daerah-daerah tujuan. Dilaporkan pada Selasa Sore (30/09/2008) atau H-1 Idul Fitri 1429 Hijriah, jumlah penumpang angkutan darat di Kota Medan sudah mencapai 110 ribu orang.

Hal tersebut diungkap Kapolda Sumut Irjen Polisi Nanan Sukarna usai rapat tertutup di kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara (Poldasu), Selasa (30/9/2008).

Nanan melanjutkan, jika dibandingkan mudik Lebaran tahun 2007 lalu dengan waktu H-1, terdapat perubahan minat penumpang dalam menggunakan transportasi untuk pulang ke kampung halaman masing-masing.

Menurutnya, jika tahun 2007 para pemudik menggunakan transportasi kereta api, maka untuk H-1 Idul Fitri tahun 2008 ini, penumpang lebih memilih menggunakan transportasi darat yakni bus antar kota dalam provinsi dan antar kota antar provinsi. Disusul angkutan udara atau yang menggunakan pesawat yakni sebesar 39 ribu penumpang atau meningkat dari tahun 2007,dimana penumpang menggunakan angkutan udara sebanyak 26 ribu.

Selanjutnya yang menggunakan angkutan laut sebanyak 12 ribu atau menurun dari tahun 2007 yakni penumpang yang menggunakan angkutan laut sebanyak 21 ribu penumpang.

“Penumpang sepertinya lebih memilih bus karena ongkosnya murah. Ini menguntungkan pemilik bus. Namun harus diingat juga keamanan dan kenyamanan penumpang untuk mudik,” ungkap Nanan.

Lebih lanjut Nanan mengatakan, data yang diperoleh pihaknya mulai H-6 hingga H-1 lebaran, terjadi penurunan kasus kriminalitas saat menyambut lebaran 1429H di Sumut. Jika tahun 2007 lalu jumlah kriminalitas sebanyak 64 kasus, hingga H-1 jumlah kriminalitas hanya sebanyak 45 kasus dan kebanyakan kasus pencurian dan kekerasan.

Kasus kecelakaan malah sebaliknya. Yakni jumlah kecelakaan menjelang lebaran meningkat dibanding tahun 2007. Jika tahun 2007 jumlah kecelakaan hanya 43 kasus, namun tahun 2008 jumlah kecelakaan sudah mencapai 61 kasus.

“Saya turut sedih. Karena angkanya tahun ini meningkat. Kebanyakan kasus kecelakaan diakibatkan kesalahan melanggar lalu lintas. Bahkan dua orang di antaranya anggota saya yang tengah cuti dan ingin pulang kampung,” ungkap Nanan.

Selain angka kecelakaan yang meningkat,polda sumut juga mencatat jumlah kecelakaan mengakibatkan meninggal dunia sebanyak 30 orang.angka ini juga meningkat jika dilihat dari data tahun 2007 di H-1 lebaran yang hanya 22 kecelakaan menyebabkan meninggal dunia.

“Saya akan berusaha mengantisipasinya dengan cara memperketat dan memperkuat pengamanan jalur lalu lintas yang dianggap rawan kecelakaan terutama di daerah Asahan, Labuhan Batu dan jalur lintas Sumatera, dengan cara menambah rambu lalu lintas dan membuat posko keamanan,” jelasnya.(Robby Karo-karo/Trijaya/hri)

Sumber : okezone.com

Leave a comment

Filed under Public Transportation, Transport News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s