Lagi, Pantura Renggut Nyawa Pemudik Bermotor

Minggu, 5 Oktober 2008 – 18:40 wib

CIREBON Lagi-lagi jalur pantura memakan korban. Kali ini korbannya adalah seorang pemudik bernama Antono Rudiyono (32), warga Graha Pemda Citarum XII RT 03/07 Simpangan Cikarang Utara Bekasi.

Antono tewas seketika setelah sepeda motornya nopol B 6304 FKS ditabrak sebuah angkutan Kopayu di jalur Pantura Cirebon tepatnya di Desa Wanakajir Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon sekitar pukul 15.30 WIB sore tadi, Minggu (5/10/2008).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan yang menimpa  pemudik asal Banyumas ini berawal saat sepeda motor yang ditumpanginya bersenggolan dengan pemudik lainnya. Saat itu, sepeda motor yang dikendarai Antono oleng ke bagian kanan jalan akibat tersenggol motor pemudik lain.

Akibat senggolan keras tersebut, Antono tidak dapat mengendalikan sepeda motor dan terjatuk dari sepeda motornya. Sementara dari arah belakang muncul sebuah Kopayu  nopol jurusan Cirebon-Pamanukan  dengan kecepatan tinggi. Kopayu yang diketahui bernopol E 7534 KA itu langsung menabrak bagian belakang sepeda motor tersebut.

Akibat tabrakan itu, sepeda motor yang ditumpangi korban terseret Kopayu hingga 30 meter. Kopayu yang di kemudikan Rosid (40), warga Pangauban Kecamatan Lelea Indramayu itu menyeret korban hingga masuk ke dalam sebuah sawah yang berada di bagian kiri badan jalan.

Akibatnya, tubuh korban Antono yang turut terseret Kopayu meninggal seketika ditempat kejadian. Antono mengalami luka parah pada bagian tubuh dan kepalanya. Korban langsung dibawa petugas Polsek Susukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Arjawinangun.

Kecelakaan tersebut, sempat menghambat arus kendaraan para pemudik. Bahkan,  kecelakaan sempat memacetkan arus kendaraan hingga 2 KM. Hingga sore kemarin petugas belum bisa mengevakuasi Kopayu tersebut karena khawatir akan menimbulkan kemacetan.

“Setelah korban di evakuasi, kami belum dapat mengevakuasi Kopayu yang masuk kedalam sebuah parit yang berada pinggir jalan Pantura. Kami khawatir jika kendaraan itu dievakuasi akan menumbulkan kemacetan karena arus kendaraan dalam keadaan padat,” tutur Kapolsek Susukan AKP Nanang Suhendar saat dikonfirmasi.

Dijelaskan Nanang, saat terjadi tabrakan sopir Kopayu langsung melarikan diri. Sementara kondektur Kopayu tersebut yang diketahui bernama Dulwahid (30), langsung diamankan jajarannya di Kantor Polsek Susukan.

“Saat kejadian sopir Kopayu langsung melarikan diri. Namun, kendekturnya berhasil kami amankan dan saat ini masih kami minta keterangan. Untuk evakuasi kendaraan kemungkinan akan kami lakukan setelah arus kendaraan tidak padat,” tutur Nanang. (Tantan Sulton Bukhawan/Sindo/uky)

Sumber : okezone.com

Leave a comment

Filed under Traffic Safety

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s