Mobil Antre 2 Km di Jembatan Krasak

Minggu, 05/10/2008 15:34 WIB
Puncak Arus Balik
Mobil Antre 2 Km di Jembatan Krasak
Bagus Kurniawan – detikNews

Yogyakarta – Puncak arus balik Lebaran telah tiba hari ini. Ratusan mobil antre di jembatan Krasak, Tempel, Sleman, Yogyakarta. Antrean sepanjang lebih dari 2 km dari arah Yogyakarta menuju Magelang, Jawa Tengah, akibat adanya perbaikan di salah satu jembatan.

Antrean paling panjang terjadi antara pukul 10.00 – 13.00 WIB. Petugas dari Polres Sleman dan Polres Magelang memberlakukan sistem buka tutup. Sistem itu diberlakukan agar sejak 7 hari sebelum Lebaran.

Petugas juga memasang sekitar 100 buah traffic cone (kerucut plastik) yang dipergunakan untuk pembatas jalan. Sekitar 200 meter di kedua ujung jembatan, petugas dari Polres Sleman dan Polres Magelang menggunakan handy talky (HT) berkoordinasi melakukan sistem buka tutup.

Dari arah Yogyakarta menuju Magelang, ratusan mobil antre lebih dari 2 km hingga pabrik plastik di Desa Margorejo Tempel di Jl Magelang Km 19. Dua lajur khusus kendaraan roda empat dipenuhi mobil berplat nopol luar Yogyakarta.

Sedikitnya 20 orang petugas Lantas Polres Sleman dan Dishub DIY dan Sleman berada di sekitar jembatan Krasak sibuk mengatur agar lancar. Petugas juga tidak memperbolehkan bis AKDP dan angkudes ngetem di dekat jembatan yang berdekatan dengan Pasar Tempel.

“Antrean mobil pemudik hari ini masih panjang, tapi tidak sepanjang seperti yang terjadi pada hari Sabtu kemarin,” kata Hadiyanto salah seorang petugas di Posko gabungan di Jembatan Krasak kepada detikcom, Minggu (5/10/2008).

Menurut dia, pada hari Sabtu 4 Oktober antrian panjang hingga mencapai 4 km karena banyak pemudik jarak jauh seperti Jakarta, Bogor, Banten yang kembali pulang. Sedang hari ini lebih banyak di penuhi pemudik jarak menengah dengan tujuan Semarang, Tegal, Kudus dll.

“Pada hari Sabtu kemarin, mobil berplat Jakarta yang lewat lebih banyak dibandingkan hari ini,” katanya.

Dia mengatakan hingga H+7 tetap akan diberlakukan sistem buka tutup di Jembatan Krasak. Meski terjadi antrian arus tetap lancar dan tidak ada mobil yang main serobot di jalan.

“Selain itu, kita juga memberikan jalur alternatif lewat Minggir Sleman, Ngluwar hingga tembus Semen Salam Magelang meski harus memutar lebih jauh,” katanya. (bgs/nrl)

Sumber : detiknews.com

Leave a comment

Filed under Transport News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s