Bus Antar Provinsi Ludes Terbakar di Mojokerto

Sabtu, 11 Oktober 2008 – 18:23 wib

MOJOKERTO – Sebuah bus antar provinsi hangus terbakar di Jalan raya By Pas Desa Kenanten Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto siang tadi. Beruntung semua penumpang selamat dari maut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran hebat menimpa bus Antar Lintas Sumatera (ALS) Nopol  jurusan Medan Surabaya BK 7699 DJ sekira pukul 13.00 WIB. Bus yang datang dari arah barat menuju Surabaya, berpenumpang 30 orang itu tiba-tiba mengeluarkan asap dari bagian belakang. Mengetahui itu, si sopir kemudian menepikan badan bus dan memeriksa kondisi bagian mesin yang terus mengeluarkan asap pembakaran itu.

Beberapa saat kemudian, asap yang muncul dari bagian mesin semakin tebal. Melihat kondisi ini, seluruh penumpang panik dan berebut keluar bus untuk menyelamatkan diri. Beberapa dari mereka mengabaikan barang bawaan dan langsung berlarian keluar.

Sopir yang terlihat panik, berusaha untuk meredam api dengan mematikan mesin. Namun upaya itu tak membuahkan hasil. Api terus membesar dan merambat ke badan bus hingga habis. Diduga karena takut, si sopir yang belum diketahui identitasnya itu malah kabur dan meninggalkan bus yang berubah warna menjadi merah itu.

Beberapa saat setelah api membakar bus ini, polisi yang datang ke lokasi kejadian, berusaha untuk memadamkan api dengan memanggil tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Mojokerto dan Gama. Namun, upaya petugas PMK itu sia-sia. Api terus membesar dan menghabiskan seluruh badan bus hingga tinggal kerangka. Sekitar 15 menit, petugas PMK berhasil menaklukkan api, meski terbilang terlambat.

Yuni, salah satu penumpang bus menuturkan, sebelum kebakaran hebat itu menimpa bus, ia mencium adanya asap dari bagian belakang. Mengetahui itu, ia memberitahukan kepada sopir. Lalu si sopir berhenti dan memeriksa bagian belakang, terang Yuni.

Dia mengaku sama sekali tak mengalami luka bakar atas kejadian ini. Hanya kata dia, beberapa barang bawaannya hangus terbakar, dan tak bisa diselamatkan. Ada dua tas saya yang terbakar.

Di dalamnya berisi uang transport dan simpanan. Semuanya ludes, keluh Yuni. Dari pengakuan penumpang lainnya, Udin Siregar (30) bus yang ditumpanginya itu memang dalam kondisi yang tak layak.

Menurut dia, beberapa kali dalam perjalanan itu, bus mengalami gangguan. Hingga menyebabkan perjalanan penumpang terganggu. Sudah dua kali bus rusak dan sempat berhenti, kata Udin.

Dikatakan dia, kerusakan pertama terjadi saat bus sampai di Kota Dumai, Sumatera Utara. Bus mengalami kerusakan di bagian air conditioner (AC). AC-nya mati. Beberapa saat dibetulkan, dan bus jalan lagi.

Sementara kerusakan kedua, terjadi di Kabupaten Nganjuk. Di Kota Angin itu, bus mengalami kerusakan di bagian mesin. Ia sendiri tak tahu, bagian mesin mana yang rusak saat itu. “Pokoknya enggak nyaman. Selalu saja ada yang rusak,” keluhnya.

Sementara hingga sore tadi, polisi masih terus meminta keterangan kepada sejumlah saksi atas kejadian ini. Salah satunya adalah Iqbal Batubara (26), warga Kelurahan TS Mandala Kecamatan/Kota Medan, Sumatera Utara. Sementar si sopir yang belum diketahui identitasnya, memilih melarikan diri.

Kita masih memeriksa saksi dari sopir cadangan. Kita juga sedang mencari sopir yang melarikan diri itu, terang Kanitlaka Polres Mojokerto, Iptu Etika Triadi.

Dia sendiri juga belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Hanya ia menduga, kebakaran tersebut karena korsleting pada mesin bus.

Sementara 30 penumpang yang lolos dari maut itu diangkut menggunakan bus ALS lainnya menuju Terminal Purabaya Surabaya, setelah sebelumnya sempat terlantar. (Tritus Julan/Sindo/fit)

Sumber : okezone.com

Leave a comment

Filed under Public Transportation, Transport News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s