Proyek MRT Tidak Perlu Perpres

Jumat, 17/10/2008 16:24 WIB
Luhur Hertanto – detikNews

Jakarta – Pemerintah menilai tidak perlu lagi mengeluarkan payung hukum apa pun untuk menjamin berlanjutnya proyek MRT (massa rapid tranport) dan rel jalur ganda. Seluruh regulasi dan aturan main telah ada, termasuk memasukkan megaproyek Pemprov DKI Jakarta tersebut dalam sistem transportasi nasional.

Hal itu dikatakan Mensesneg Hatta Rajasa saat ditanya tentang permintaan perpres oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk menyelamatkan kelangsungan proyek MRT jika pemerintahan berganti usai Pilpres 2009 kelak.

“Selamatkan apa? Tanpa perpres juga sudah bisa jalan. Kalau apa-apa minta pepres dan inpres kan repot,” sahut Hatta yang dicegat wartawan di halaman Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/10/2008).

Menurutnya seluruh keperluan regulasi telah disiapkan oleh pemerintah pusat. Mulai dari aturan pembentukan BUMD yang mengelolanya, pendanaan, pembagian antara porsi pemerintah pusat dan daerah, perangkat UU bahkan mencantumkannya dalam pengembangan sistem transportasi nasional untuk menjamin kelangsungan proyek MRT.

Tinggal sekarang tergantung pihak Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan eksekusi, termasuk pembebasan lahan yang menjadi kewajiban pemda. Mengingat tim pembebasan lahan bahkan sudah terbentuk sejak beberapa waktu lalu, maka setidaknya lahan untuk proyek rel jalur ganda agar proyek bersangkutan bisa segera dijalankan.

“Saya lihat kok ini lama sekali ya,” keluh Hatta.
(lh/nrl)

Leave a comment

Filed under Transport News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s