Ban Wings Air Lepas

Wings Air Copot Roda, Bandara Belum Terima Laporan, Senin, 20 Oktober 2008 – 15:20 wib, Okezone, Kemas Irawan Nurrachman – Okezone

SURABAYA – Pengelola Bandar Udara Juanda Suarabaya hingga kini mengaku belum menerima laporan lepasnya ban pesawat Wings Air saat hendak mendarat.

“Tadi sudah banyak wartawan yang menanyakan. Tapi hingga sekarang belum ada laporan dari maskapai,” kata Juru Bicara Angkasa Pura Juanda Firstson Mansyur saat dihubungi okezone, Senin (20/10/2008).

Dai menambahkan, bisa jadi kabar tersebut dibesar-besarkan menjadi ban pesawat yang copot. Padahal sesungguhnya mungkin cuma perbaikan biasa yang tidak parah.

Sementara itu, operasional di Bandara Juanda tetap berlangsung normal. Sehingga, Firstson mengaku heran darimana kabar tersebut berasal. Firstson juga menyarankan untuk menghubungi langsung maskapai yang bersangkutan.

“Daripada salah memberikan keterangan, lebih baik saya menunggu laporan Wings Air saja. Karena sampai sekarang belum ada laporan,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar isu, pada pukul 14.01 WIB, salah satu roda Wing Air dari Jakarta dengan nomor penerbangan 574 terlepas ketika hendak mendarat di Bandara Djuanda. Saat dikonfonfirmasi melalui telepon ke kantor Wings Air, tidak ada yang mengangkat telepon.(teb) (uky)

Penumpang Wings Air Benarkan Insiden Ban Lepas, Senin, 20 Oktober 2008 – 18:37 wib, Amir Tejo – Okezone

SURABAYA – Hingga kini pihak manajemen Wings Air belum dapat dikonfirmasi soal ban pesawat Wings Air yang lepas usai mendarat di Bandara Juanda Surabaya. Namun salah seorang penumpang di pesawat tersebut membenarkan insiden ban lepas tersebut.

“Saat mendarat, pesawat menyentuh landasan. Kemudian pada saat berjalan, tiba-tiba ada ban yang menggelinding sendiri,” kata Sumarji salah seorang penumpang pesawat tersebut, di Bandara Juanda, Surabaya, Senin (20/10/2008).

Sumarji yang pada saat itu duduk di samping jendela menyaksikan ban menggelinding sendiri. Ia juga yakin jika ban itu, ban Wings Air yang ia tumpangi. “Tidak mungkin ada ban pesawat lain yang menggelinding sendiri di landasan,” ujarnya.

Sesudah ban menggelinding sendiri kemudian pesawat sempat berhenti, kemudian jalan lagi dan berjalan pelan sambil mobil PMK sudah siaga.

“Penumpang, kemudian turun lewat tangga biasa bukan tangga darurat,” ujarnya.

Pada saat turun itulah, semua penumpang pesawat jadi tambah yakin jika pesawat yang ia tumpangi bannya benar-benar lepas, karena melihat sendiri ban belakang sebelah kiri sisi dalam. (hri)

Sumber : okezone.com

Leave a comment

Filed under Air Transport

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s