Bus vs Bus di Nganjuk, 23 Luka-Luka

Sabtu, 6 Desember 2008 – 18:58 wib

NGANJUK – Kecelakaan hebat yang melibatkan dua bus umum terjadi di Jalan Raya Nganjuk, Madiun, Jawa Timur, tadi siang. 23 penumpang terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah salah satu bus terperosok ke dalam sungai.

Kecelakaan yang melibatkan Bus PO Restu jurusan Madiun-Malang dengan Bus PO Sumber Kencono jurusan Surabaya-Yogayakarta ini berawal ketika Bus Restu yang dikemudikan Lamidi (45), meluncur kencang dari arah Madiun. Ketika memasuki kawasan Nganjuk, bus bernopol N 6262 EU tersebut tiba-tiba kejar-kejaran dengan sesama Bus Restu dari arah yang sama.

Saat melintas di Jalan Raya Nganjuk-Madiun tepatnya di Desa Kalimati, Tanjung Anom, Nganjuk, dari arah berlawanan muncul Bus Sumber Kencono bernopol W 7596 UN yang melaju dengan kecepatan sedang.

Karena tidak menyadari kendaraan di depannya, Lamidi yang berusaha mendahului bus itu, beradu muka dengan bus Sumber Kencono yang sarat penumpang.

Seketika itu juga bus Sumber Kencono yang sudah berusaha menepi terlempar masuk ke dalam sungai dengan posisi miring. Sedangkan bus Restu juga terperosok ke parit dengan posisi melintang.

Akibat kecelakaan ini, seluruh penumpang dan awak bus terluka. Meski tidak ada korban jiwa, namun sedikitnya 23 penumpang dilarikan ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk mendapatkan pertolongan, empat di antaranya mengalami luka berat.

Menurut kernet bus Restu, Dwi Namto Feri (33), bus yang diawakinya memang melaju kencang dari Madiun menuju Surabaya. Karena menjumpai bus Restu lainnya dengan arah yang sama, sopir bus Lamidi berusaha mendahului untuk berebut penumpang.

Hal ini diakibatkan jadwal keberangkatan bus yang hampir sama sehingga mengharuskan mereka beradu cepat. “Saya sendiri hanya menurut saja karena tidak ikut mengemudi. Tahu-tahu bus sudah tabrakan dan masuk ke sungai,” ujarnya di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (6/12/2008).

Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas di jalur utama tersebut sempat mengalami kemacetan hingga 1 kilometer. Sementara seluruh korban luka berasal dari bus Sumber Kencono yang mengalami kondisi paling parah. Selain terperosok ke sungai sedalam 1,5 meter, kondisi bus yang terguling membuat para penumpang kesulitan keluar.

Sementara petugas Lantas Polres Nganjuk bergerak cepat dengan mengamankan sopir bus Restu, Lamidi. Ia dianggap bertanggungjawab dalam musibah itu karena mengemudi dengan ugal-ugalan. Setelah menjalani pemeriksaan cukup lama, Lamidi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung menghuni ruang tahanan Mapolres Nganjuk.

“Semua saksi mata mengatakan kalau pengemudi sopir bus Restu memang ugal-ugalan. Ia sudah kami tahan dan ditetapkan sebagai tersangka,” terang Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Edi Hariadi.

(Hari Tri Wasono/Sindo/ful)

Sumber : okezone.com

Leave a comment

Filed under Public Transportation, Traffic Safety

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s