Category Archives: My Music

Lagu yang Membuatku Terisak

Membaca cerita Bang Taufik Ismail, saya jadi pengen membuka file2 lagu buatan saya sendiri (narsis ya..). Ada 2 lagu yang dalam proses pembuatannya membuat saya terisak, dada sesak, dan proses recordingnya jadi berulang-ulang.

Lagu pertama adalah Dalam DekapanMu. Lagu itu mengisahkan betapa dosa kita terlalu besar, dan membuat kita merasa sangat malu hanya untuk sekedar menyapa Allah SWT. Bukankah manusia itu tempat segala tumpukan dosa? Bukankah manusia itu hanya setitik debu di tengah belantara jagad raya ini? Bukankah manusia itu sangat sombong? Bukankah manusia itu selalu berkeluh kesah, selalu merasa kurang? Tapi ternyata Allah itu juga sangat besar rasa ampunanNya.. Dialah Sang Maha Pengasih. Dialah Sang Maha Pengampun.  Ar rahmaan, ar rahiim..

Lagu kedua adalah lagu yang berjudul “Aku Pulang (untuk Ibu)” berikut ini.

“Aku Pulang (untuk Ibu)”
by Rizki Beo

Berdiri dalam waktu berlalu
Terisak ku di sini
Teringat hangat sejuta cinta untukku

#
Tanpa ada sedebu harap
bagi terbalaskan rasa dariku yg penuh dosa
Namun kini ku ingin kembali
Bersimpuh di hadapanmu
memohon semua maafmu

reff 1
Aku pulang
Aku pulang
Aku pulang
Aku pulang

Sisakan aku waktu bersamamu
tuk memelukmu mengusap rambutmu
sekedar memberi lagu ini
(to #, reff 2)

reff 2
Aku pulang, dan menangis bagimu
aku pulang, di dalam pangkuanmu
aku pulang, mencium letih kakimu
aku pulang, dan ingin slalu pulang untukmu
(to #, reff 1)

Lagu itu saya tulis mulai jam 10 malam. Awalnya saya hanya terinspirasi dan ingin membuat lagu itu untuk adik saya yang sekarang jauh di sana di Kota Baru Kalsel. Ibu sering sambat dan merindukannya. Saya tahu persis, adik saya pun pasti sering merindukan Ibu. Namun lagu itu tiba2 seperti menampar saya.

Tepat di jam 12, ketika saya mulai membuat liriknya, saya benar2 tak berdaya untuk membaca liriknya (sambil mendengarkan melodinya tentunya). Saya berkali2 harus berwudlu untuk menenangkan diri dan mengusap airmata. Apalagi ketika proses take vocalnya. Saya benar2 harus mengulang-ulang untuk menyelesaikan hingga bait akhir!!

Allaahummagh firlii wa liwaalidayya warham humaa kamaa robbayaani soghiiroo..

Leave a comment

Filed under My Music

Dalam DekapanMu

Dalam DekapanMu

Lagu dan lirik : Rizki Beo

Dalam gelap kumencari
Jalin temali hadirMu
Tanpa batas kulewati
Srasa tak pantas bagiMu

Break:
Meski resah tak kurasa
Meski sendu kumerindu
Meski terpendam warnanya
Meski raguku melagu
Namun jiwalah akhirnya
Bersimpuh di hadapanMu
Tiba pada satu titik nafasku (kalamMu)

Reff:
Kaulah Sang Pemilik jiwaku
Kaulah Sang Pemilik hidupku
Ku kan damai di pelukanMu
Ku kan damai dalam lelagu
dekapMu…

(Bagai lepas selembar kertas, terinjak kemarau meretas,
dan air penghujan terserak, dan cerita hidup menapak..
Bagai mimpi menyita hati, hitam trasa berwarna warni,
Dan detik kan berhitung slalu, dan sisakan sedikit waktu)

BisikanMu menghampiri
Di hampa jendela hati
Tanpa jeda memelukku
Tanpa jenuh mengusapku

Kaulah Sang Penggenggam hatiku
Kaulah Sang Penawar rinduku
Hidup mati dalam kuasaMu
Ku kan damai dalam senandung
dekapMu..

(dibuat di Jogja, di sepertiga malam)

1 Comment

Filed under Islamika, My Music

Lama Ga Bikin Lagu!!

Leave a comment

Filed under My Music

Bagaimana Membuat Lagu ? (5)

Kita lanjut ke Cakewalk yah..

Sebenarnya ada cara efektif untuk belajar mengaransemen lagu pake Cakewalk…Pertama-tama cari file midi yang lumayan enak, ambil file drum-nya (ada di channel 10).. Copy – paste di channel 10 juga di file yang baru. Set kecepatan irama dengan merubah di menu bar di atas.

Lalu, cobalah untuk setia, eh, cobalah untuk membuat chord sebagai dinding lagu (wah, kok istilahnya ’dinding lagu’ ya?). Maksudnya lagu itu pasti punya bingkai, yang disebut chord. Untuk pemula, buatlah chord-chord sederhana seperti C – F – C – F – Am – F.. dan seterusnya (kalo belum apal chord, liat buku2 chord utk sound keyboard atau piano). Masukkan chord-chord itu di channel tertentu, misalnya 1 atau 2. Jangan lupa untuk menjaga irama, artinya chord-chord itu harus selaras dengan ketukan drum yang sudah kita buat tadi. Chord yang kitabuat tadi bisa di-copy paste di bar selanjutnya, karena lagu itu biasanya berulang dalam beberapa bar.

Setelah membuat chord, langkah selanjutnya adalah membuat melodi (atau bass, tergantung kita). Masukkan instrument utama melodi dalam channel khusus, misalnya 3. Masukkan sound bass (pilih istrument bass yang sesuai lagu, misalnya lagu jazz atau swing ya bass-nya mungkin pake bass akustik, bukan slap bass..hehe) ke channel lainnya. Jangan lupa untuk menjaga irama bass sesuai dengan irama drum. Biasanya (untuk lagu pop), ketukan bass sama dengan ketukan pedal drum (plus beberapa variasi tentunya).

Apabila lagu terasa sepi, tambahkan beberapa instrument lain, seperti strings atau violin, dll. Tapi ingat bahwa penambahan instrument jangan sampai merubah bingkai yang sudah kita buat.

Di bagian refrain, buatlah perbedaan chord dan melodinya. Biasanya musisi membuat refrain dengan melodi yang mudah diingat, mudah dihapal dan menarik. Ubahlah gaya/style drum dengan memasukkan unsur-unsur bunyi lain, misalnya menambahkan bunyi cymbals, variasi snare drums, dll.

Silakan dipraktekkan.

(catatan : file midi banyak terdapat di web-web berbau midi. Jumlahnya seabrek-abrek dan free. Silakan didownload).

Enjoy your music.

Rizki Beo.

4 Comments

Filed under My Music

Bagaimana Membuat Lagu ? (4)

Ada yang bertanya, bagaimana mengaransemen lagu di komputer dengan menggunakan software. Dia menyebut software Cakewalk yang pernah saya tulis di bab pertama dulu. Alat apa saja yang dibutuhkan?

Ini sebenarnya pertanyaan intermediate (ga sabar menunggu yah?).

Tapi begini, banyak sekali software yang bisa digunakan untuk mengaransemen lagu. Saya pernah mencoba beberapa..mmm, tapi saya agak lupa nama-nama softwarenya. Tapi menurut saya, Cakewalk (lengkapnya sih Cakewalk Pro Audio) paling user friendly (waduh, setengah promosi ya).

Cakewalk Pro Audio adalah salah satu software untuk membuat dan mengaransemen lagu berdasarkan interface MIDI. Berarti untuk membuat atau menggubah lagu kita membutuhkan 1 PC yg terinstall software Cakewalk dan 1 buah keyboard (bukan keyboard buat ngetik loh) bila kita menginginkan soundinput-nya dari keyboard yg kita miliki. Jangan lupa juga mengkoneksikan PC dan keyboard dengan menggunakan kabel (orang menyebutnya kabel MIDI, nyarinya jangan di toko besi, tapi di toko alat musik atau toko komputer).

Setelah terkoneksi, maka Cakewalk siap untuk menjadi alat kita untuk membuat lagu.

Dalam Cakewalk terdapat 16 channel yang dapat kita isi berbagai instrument, misalnya channel 1 kita masukkan bas, channel 2 kita isi gitar..but channel 10 jangan kita isi lain2, karena itu khusus untuk instrument drum.

(Bila kita tidak memiliki keyboard, kita bisa juga membuat lagu secara manual dari Cakewalk, namun caranya agak lebih rumit karena kita harus menuliskan notasi2 musik dalam lembar kerja Cakewalk).

Next time kita lanjut lagi memperdalam Cakewalk.

2 Comments

Filed under My Music

Bagaimana Membuat Lagu ? (3)

MEMBUAT VARIASI KETUKAN

Sekarang kita ke tahapan mengolah titi nada dengan membuat variasi ketukan.

Seperti kita tahu, titi nada memiliki variasi yang sangat banyak. Bukan hanya dari variasi solmisasinya, namun sampai pada variasi ketukan. Waduh, bingung?

Begini contohnya. Bunyikan titi nada 1 2 3 dengan tiga ketukan yang sama intervalnya. Jadi nanti bunyinya akan (do-re-mi) dengan interval sama. Tapi, bila nada tadi saya beri ketukan berbeda, 1 .2  3 (garis di bawah seharusnya ada di atas nada 2, tapi berhubung keterbatasan font edit, jadi saya letakkan di bawah), sehingga bunyinya menjadi (do-.remi). Jadi ketukan kedua jatuhnya pada notasi ‘titik’ (bukan 2), sedangkan nada 2 (re) jatuh pada saat ketukan dua setengah. Nada 3 (mi) tetap pada ketukan ketiga.

Itu adalah salah satu contoh membuat variasi dengan ketukan.

Leave a comment

Filed under My Music

Bagaimana Membuat Lagu ? (2)

Kita lanjut ke pertanyaan-pertanyaan berikutnya.

Bagaimana membuat komposisi lagu, apakah harus mengetahui not balok?

Mengetahui not balok jelas lebih baik, tapi membuat sebuah lagu tidak harus mengenal not balok. Kenapa? Karena setiap manusia diberi anugerah oleh Tuhan berupa kemampuan membuat irama. Saya belum pernah menjumpai seseorang yg belum pernah bersenandung (atau setidaknya bernyanyi menirukan lagu orang lain). Iya ngga? Kalo iya, berarti memang setiap manusia memiliki kemampuan untuk menciptakan nada.

Jadi tidak harus mengenal not balok untuk mencipta lagu. Saya yakin 90 persen kelompok band di Indonesia tidak mengenal not balok secara baik.

Bagaimana menciptakan nada?

Titi nada ada 2 : diatonik dan pentatonik (begitu kayaknya yg dulu diajarkan guru kesenian saya waktu SD, dan sampai sekarang sepertinya belum berubah..hehe).

Titi nada diatonik adalah do-re-mi-fa-sol-la-si (atau c-d-e-f-g-a-b). Sedangkan pentatonik tidak ada re (d) dan la (a).

Nah, kalau kita melihat, bahwa musik itu ternyata sangat unik dan universal. Karena nada itu cuma ada 7, namun variasinya ..hm..sangat luas. Sekarang tinggal bagaimana kita mengolah titi nada tadi.

Leave a comment

Filed under My Music